Thursday, April 4, 2019

Bentuk Teladan Pemukiman Penduduk Pada Umumnya

Pola pemukiman penduduk gres terbentuk ketika insan telah memasuki revolusi agraris dan menyebarkan pertanian. Sebelumnya, insan masih hidup pada fase berburu dan mengumpulkan makanan. Kehidupan insan pada ketika itu masih nomaden dan selalu berpindah-pindah. Akibatnya, tidak ada contoh pemukiman penduduk menyerupai kini ini.

Bentuk contoh pemukiman penduduk sangat bergantung pada bentang alam dan kondisi geografis suatu daerah. Pegunungan, dataran rendah, sungai, sampai pantai menjadi daerah bermukim insan semenjak berabad-abad yang lalu.

Ketika insan pertama kali memutuskan untuk tinggal dan menetap pada suatu daerah, insan kebanyakan hidup di daerah sepanjang pemikiran sungai. Dengan demikian, maka contoh pemukiman penduduk pada ketika itu yakni memanjang. Pola pemukiman penduduk linear atau memanjang masih sanggup kita temukan sampai hari ini. Bukan hanya di suku pedalaman, tetapi juga di daerah-daerah sampai di perkotaan.

Di Sulawesi Selatan misalnya, contoh pemukiman penduduk memanjang sanggup kita lihat pada Kabupaten Barru. Pola pemukiman penduduk memanjang mengikuti jalan raya. Di pesisir pantai, pada umumnya juga mempunyai contoh linier. Masyarakat nelayan hidup di sepanjang pantai semoga memudahkan jalan masuk mereka ke lautan untuk mencari nafkah. Sedangkan di kota besar menyerupai Jakarta, kita sanggup menemukan pemukiman-pemukiman yang dibangun di sepanjang rel kereta api.

Ketika  insan kemudian mulai menyebarkan perkotaan, pada peradaban telah semakin maju. Hidup dengan contoh usang di sepanjang sungai tidak menjamin keselamatan. Terkadang ada masa paceklik ataupun serangan dari luar. Dengan menyebarkan perkotaan, maka insan sanggup mempunyai jaminan keselamatan yang lebih baik. Kota-kota pada umumnya dibangun di dataran rendah. Pola pemukiman penduduk yang ada pada ketika itu yakni contoh pemukiman terpusat.  Biasanya kota-kota menyerupai ini terpusat pada suatu pegunungan ataupun pada sumber-sumber air.

Hingga ketika ini, kebanyakan kota-kota di dunia yakni kota yang dibangun dengan contoh pemukiman memusat. Bedanya kalau dahulu air atau lahan yang menjadi pertimbangan untuk bermukim, ketika ini masyarakat menentukan bermukim di kota besar alasannya kota besar menjadi pusat aktivitas menyerupai perdagangan, kesehatan, industri, dan lain-lain sebagainya.

Di samping itu, ada juga contoh pemukiman yang menyebar. Di daerah-daerah yang kering, di mana sumber mata air tidak memusat pada satu tempat, masyarakat harus hidup menyebar untuk kelangsungan hidup mereka. Masyarakat akan menempatkan diri pada daerah-daerah yang mengandung mata air. Keadaan geografis menyerupai ini tentu saja memaksa masyarakatnya untuk menyebar.

 Pola pemukiman penduduk gres terbentuk ketika insan telah memasuki revolusi agraris dan Bentuk Pola Pemukiman Penduduk Pada Umumnya


Berdasarkan klarifikasi di atas, maka kita sanggup menarik kesimpulan bahwa setidaknya ada 3 contoh pemukiman penduduk pada umumnya yaitu :
  1. Pola pemukiman linear atau memanjang, biasanya mengikuti pemikiran sungai, jalan raya, sepanjang garis pantai sampai rel kereta api.
  2. Pola pemukiman terpusat, biasanya terdapat di kota-kota besar yang menjadi pusat dan sentral aktivitas manusia.
  3. Pola pemukiman menyebar, biasanya terdapat di daerah-daerah pedesaan, bergantung pada sumber air, sampai posisi lahan perkebunan atau pertanian.

Pola pemukiman penduduk intinya memang bergantung pada sumber daya alam. Akan tetapi untuk kota-kota besar, contoh pemukiman penduduk bergantung pada banyak hal, contohnya jauh tidaknya dari sumber mata pencaharian sampai baik tidaknya tingkat keamanan setempat.

Load comments