Wednesday, August 21, 2019

Pengertian Alur, Penokohan Atau Perwatakan Dan Latar Sebagai Unsur Intrinsik Cerpen

Cerpen dibentk dari unsur-unsur intrinsik. Unsur-unsur intrinsik cerpen mencakup tokoh, penokohan atau perwatakan, alur, tema, dan amanat. Namun, pada kesempatan ini hanya dijelaskan saja mengenai pengertian alur dan macam-macam alur, pengertian penokohan dan pengertian latar dalam cerpen.


Pengertian alur dalam cerpen


Alur merupakan rangkaian kejadian yang membentuk sebuah cerita. Peristiwa-peristiwa tersebut saling berafiliasi secara runtut sehingga terjalin sebuah kisah yang bulat. Jenis-jenis alur dalam cerpen ialah alur maju atau progresif, alur sorot balik atau regresif, dan alur gabungan.

Alur maju ialah alur yang menceritakan peristiwa-peristiwa dalam cerpen secara kronologis. Cerita diawali dengan tahap pengantar sampai tahap penyelesaian.

Alur sorot balik ialah alur dalam cerpen yang menceritakan peristiwa-peristiwa dalam kisah secara terbalik. Cerita tidak dimulai dari tahap pengantar. Cerita dimulai dari tahap penampilan masalah, puncak keterangan, atau penyelesaian. Alur sorot balik disebut juga alur flash back.

Sedangkan alur gabungan merupakan adonan antara alur maju dengan alur flashback dalam cerpen.

Tahapan alur sebuah kisah dibagi atas beberapa bab menyerupai berikut :
  1. Pengantar, berupa lukisan keadaan yang menuntun pembaca untuk mengikuti jalan cerita.
  2. Penampilan masalah, menceritakan perkara yang dihadapi pelaku dalam kisah cerpen.
  3. Puncak ketegangan, menggambarkan perkara dalam cerpen yang sudah semakin mengkhawatirkan dan semakin gawat.
  4. Ketegangan menurun, yaitu perkara yang ada telah diatasi secara berangsur-angsur.
  5. Penyelesaian, dimana perkara telah diatasi oleh pelaku utama dalam cerpen.

 pada kesempatan ini hanya dijelaskan saja mengenai  Pengertian Alur, Penokohan atau Perwatakan dan Latar sebagai Unsur Intrinsik Cerpen


Pengertian penokohan atau perwatakan cerpen


Penokohan atau perwatakan atau karakterisasi dalam cerpen ialah tunjangan sifat pada pelaku-pelaku dalam cerita. Sifat yang diberikan itu tercermin dalam pikiran dan perbuatan, ucapan, dan pandangan tokoh terhadap sesuatu. Sifat inilah yang membedakan antara satu tokoh dengan tokoh lainnya. 

Ada dua macam metode yang dipakai pengarang cerpen untuk menampilkan sifat tokoh, yaitu dengan metode analitik dan metode dramatik.

Dalam metode analitik, pengarang secara pribadi memaparkan sifat tokoh dengan menyebutkan sifat-sifatnya. Misalnya pemarah, penakut, sombong, pemalu dan keras kepala.

Dalam metode dramatik, pengarang secara tidak pribadi menampilkan huruf tokoh dalam cerpennya. Akan tetapi hal itu dilakukan dengan cara penggambaran fisik berupa cara berpakaian, postur tubuh, bentuk rambut dan lain-lain. Bisa juga dengan cara penggambaran melalui percakapan, baik yang dilakukan oleh tokoh itu sendiri atau tokoh lain. Ataupun melalui teknik reaksi tokoh lain yang berupa pandangan, pendapat, sikap, atau komentar.


Pengertian latar dalam cerpen


Latar memiliki pengertian keterangan, baik mengenai waktu, ruang, maupun suasana terjadinya kejadian atau cerita. Latar berafiliasi dekat dengan pelaku atau tokoh dalam suatu peristiwa. Oleh alasannya ialah itu, latar sangat mendukung jalannya cerita. Latar dalam cerpen terbagi atas latar waktu, latar ruang, dan latar suasana.

Latar waktu ialah keterangan mengenai kapan kejadian dalam cerpen itu terjadi. Misalnya pada pagi hari, siang hari atau malam hari. Latar waktu juga mengacu pada bulan, musim, tahun, atau periode sejarah.

Latar daerah atau ruang ialah latar yang menawarkan daerah suatu kejadian atau kejadian terjadi. Contoh latar daerah antara lain di rumah, di Jakarta, di jalan raya, di dalam pesawat, dan lain-lain.

Latar suasana ialah latar yang menggambarkan suasana kejadian yang terjadi. Suasana yang digambarkan dalam latar suasana cerpen contohnya ialah suasana gembira, sedih, atau romantis.

Cerpen mengandung nilai-nilai yang berkhasiat dan sanggup dijadikan panutan bagi pembacanya. Nilai ialah sifat-sifat dalam cerpen yang sangat penting bagi kemanusiaan atau kehidupan sehari-hari. Contoh nilai yang terkandung dalam cerpen ialah nilai moral, kasih saying, pendidikan, etika, persahabatan, sosial kemasyarakatan, religious, dan kemanusiaan.

Demikianlah klarifikasi mengenai unsur intrinsik cerpen berupa latar, alur, dan penokohan atau perwatakan. Semoga bermanfaat.   

Tuesday, August 20, 2019

Pengertian Majas, Macam-Macam Majas Dan Contoh-Contoh Majas Dalam Kalimat

“bersih sekali kamar kamu, banyak punting rokoknya”
“kuli itu memukul kerikil sampai hancur lebur”
Pasti kita sering mendengar kalimat ibarat di atas. Kalimat di atas ialah salah satu pola kalimat yang memakai majas. Kalimat pertama ialah contoh majas ironi sedangkan kalimat kedua merupakan contoh majas hiperbola. Kedua majas ini merupakan majas yang umum dalam kehidupan sehari-hari. Jadi, apa pengertian majas menurut pola di atas ? secara singkat, definisi majas ialah gaya bahasa.

Ada banyak majas dalam bahasa Indonesia yang dikelompokkan menjadi majas perbandingan, majas sindiran, majas penegasan dan majas pertentangan. Berikut ini ialah klarifikasi mengenai macam-macam majas dan contoh-contoh penggunaan majas dalam kalimat.


Majas perbandingan


Majas alegori, ialah perbandingan suatu keadaan atau insiden dengan beberapa kiasan yang membentuk suatu kesatuan. Contoh majas alegori : agama ialah kompas kita dalam mengarungi samudera kehidupan yang penuh angin ribut dan gelombang.

Majas asosiasi, ialah perbandingan terhadap suatu hal atau benda sehingga muncul suatu citra atau asosiasi terhadap keadaan yang sebenarnya. Contoh majas asosiasi : Pak Parman tidak bersedia meneripa amplop dari para importer gula untuk memuluskan usahanya.

Majas eufemisme ialah pengungkapan secara halus untuk hal-hal yang tabu atau pantang. Contoh majas eufemisme : Tina diberhentikan dari perusahaan start-up.

Majas hiperbola ialah majas yang mengungkapkan sesuatu dengan cara berebihan atau membesar-besarkan. Bahasa anak muda modern menyebutnya lebay. Contoh majas hiperbola : Cristiano Ronaldo menendang bola sampai menembus gawang. (padahal aslinya hanya mencetak gol).

Majas litotes, yaitu pengungkapan yang berkebalikan dengan keadaan yang bekerjsama untuk merendahkan diri. Contoh majas litotes : ini ialah gubuk milikku. (padahal kenyataannya ialah rumah 5 lantai).

Majas Metafora adalah perbandingan pribadi suatu benda dengan benda lain yang mempunyai kesamaan sifat. Contoh majas metafora : ia ialah anak emas juragan kaya itu.

Majas metonimia yaitu majas yang menyebutkan merek mengacu pada benda seutuhnya. Contoh majas metonimia : saya mencari isu pendidikan di mmpelajaran.com.

Majas personifikasi ialah majas yang melekatkan sifat-sifat insan kepada benda-benda mati atau benda yang bukan manusia. Contoh majas personifikasi : pohon kelapa itu melambai-lambai di sepanjang garis pantai.

Majas simbolik adalah kiasan yang melukiskan sesuatu dengan symbol atau perlambang. Contoh majas simbolik : lintah darat beroperasi di mana-mana.

Majas simile ialah perbandingan dengan kata-kata pembanding. Contohnya: bagai bulan pada siang hari.

Majas sinekdoke pas prototo ialah menyebutkan sebagian dari sesuatu untuk  menjelaskan seluruhnya. Contoh : saya membeli seekor ayam.

Majas sinekdoke totem pro parte ialah penyebutan seluruh untuk sebagian. Contoh : Indonesia mejuarai Piala Thomas.



kuli itu memukul kerikil sampai hancur lebur Pengertian Majas, Macam-Macam Majas dan Contoh-Contoh Majas dalam kalimat


Majas sindiran


Majas ironi, yaitu sindiran dengan mengungkapkan kebalikan dari keadaan yang sebenarnya. Contoh majas ironi  : bagus sekali nilai rapor kau sehingga kau menjadi juara terakhir.

Majas sinisme yaitu gaya sindiran yang memakai kata-kata sebaliknya ibarat ironi, tetapi kasar. Contoh : itukah yang namanya rajin ?


Majas penegasan


Majas klimaks, ialah pengungkapan yang semakin naik atau menghebat. Contoh : jangankan sebuah, seratus, atau bahkan seribu pun Samsung Galaxy akan ku berikan untukmu.

Majas antiklimaks ialah pengungkapan yang semakin turun atau melemah. Contoh : tidak perlu kau ambil semua barang itu, lima, empat, atau satu saja sudah cukup untuk menyenangkan hatinya.

Majas repetisi ialah pengulangan kata-kata dalam kalimat untuk menegaskan maksud. Contoh : senang tidak ditentukan oleh harta, senang tidak ditentukan oleh kedudukan, tetapi senang ditentukan oleh perilaku batin insan itu sendiri.

Majas tautologi, yaitu penegasan maksud dengan kata-kata yang sama atau senada artinya. Contoh : sungguh, sungguh saya sudah mengupayakan hal itu, tetapi tidak berhasil.


Majas pertentangan


Majas paradox, ialah pengungkapan yang seakan-akan bertentangan. Contoh : kata-katanya sangat ringan tetapi penuh makna.

Majas antithesis ialah majas kontradiksi yang melukiskan sesuatu dengan mempergunakan kepaduan kata yang berlawanan arti. Contoh : anggun atau tidak, kaya atau miskin, bukanlah ukuran nilai seorang wanita.

Demikianlah klarifikasi mengenai pengertian majas, macam-macam majas beserta contoh-contoh majas dalam kalimat bahasa Indonesia. Semoga bermanfaat.   

Tuesday, July 9, 2019

Pengertian Puisi Dan Jenis-Jenis Puisi

Pernah dengan nama Chairil Anwar ? Ia yakni salah seorang sastrawan yang banyak melahirkan karya sastra berjulukan puisi. Salah satu pola puisi Chairil Anwar yang paling populer dan paling diketahui oleh banyak orang yakni puisi berjudul “Aku”. Bagian “Aku ini hewan jalan, dari kumpulannya terbuang”, yakni bab paling penuh makna dari puisi ini. Apa bahwasanya pengertian puisi ? dan apa saja jenis-jenis puisi atau macam-macam puisi yang dikenal dalam kesusastraan Indonesia ? berikut ini yakni penjelasannya.

Puisi yakni karangan yang terikat oleh bait dan baris. Isi puisi dituangkan dalam bentuk bait yang terdiri atas baris-baris. Ada dikenal dua macam puisi, yaitu puisi usang dan puisi baru.

Puisi usang yakni puisi yang memenuhi syarat-syarat puisi, menyerupai banyaknya baris pada setiap bait, persajakan, rima dan irama. Macam-macam puisi usang antara lain yakni :
  • Syair, yakni puisi usang yang tiap-tiap bait terdiri atas empat larik atau baris yang berakhir dengan suara yang sama.
  • Pantun yakni puisi usang yang terdiri atas 4 baris, bersajak a-b-a-b, baris pertama dan kedua berupa sampiran, baris ketiga dan keempat merupakan isi.
  • Gurindam yakni bentuk puisi usang yang terdiri atas dua baris, yang menjalin makna lantaran akibat, beisi nasihat, dan berima sama.
  • Talibun yakni puisi usang menyerupai pantun, tetapi baris dalam setiap bait lebih dari empat baris, dan jumlah baris selalu genap.
  • Seloka yakni sederetan pantun yang  saling berhubungan. Baris kedua dan keempat suatu bait menjadi baris pertama dan baris ketiga bait berikutnya.
  • Karmina atau pantun kilat yakni pantun yang terdiri atas dua baris. Baris pertama yakni sampiran dan baris kedua yakni isi.

Puisi gres yakni puisi yang sudah tidak terikat lagi dengan persyaratan puisi lama. Berikut ini yakni jenis-jenis puisi gres :
  • Distikon, yakni puisi gres yang setiap baris terdiri atas dua larik.
  • Terzina yakni puisi gres yang setiap baitnya terdiri atas tiga baris.
  • Kuatrin yakni puisi  baru yang setiap baitnya terdiri atas empat baris.
  • Kuin yakni puisi gres yang setiap baitnya terdir atas lima baris.
  • Sektet yakni puisi gres yang setiap baitnya terdiri atas enam baris.
  • Septima yakni puisi gres yang setiap baitnya terdiri atas tujuh baris.
  • Stanza atau oktaf yakni puisi gres yang setiap baitnya terdiri atas delapan baris.
  • Sonata yakni jenis puisi gres  yang terdiri atas empat belas baris. Sonata berasal dari Italia.
  • Balada yakni puisi sederhana yang mengisahkan kisah rakyat yang mengharukan, adakala dinyanyikan, dan adakala berupa dialog.
  • Puisi bebas yakni bentuk puisi yang sudah tidak lagi diatur oleh banyaknya baris setiap bait. Puisi bebas merupakan bentuk mulut penyair yang  tidak lagi menghiraukan aneka macam macam hukum yang mengikat.
  • Puisi kontemporer yakni puisi yang tidak lagi mementingkan tipografi yang konvensional. Puisi kontemporer mementingkan bentuk grafis atau fisik untuk mengungkapkan perasaan penyairnya.

 Ia yakni salah seorang sastrawan yang banyak melahirkan karya sastra berjulukan puisi Pengertian Puisi dan Jenis-Jenis Puisi


Demikianlah klarifikasi mengenai pengertian puisi dan macam-macam puisi atau jenis-jenis puisi. Semoga bermanfaat untuk kita semua.  

Monday, July 8, 2019

Pengertian Prosa Dan Jenis-Jenis Prosa

Pengertian prosa


Prosa yaitu karangan bebas, tidak terikat dengan hukum menyerupai yang ada pada puisi dan drama. Prosa  dapat dibedakan menjadi prosa fiksi dan prosa nonfiksi. 

Pengertian prosa nonfiksi atau prosa ilmiah secara umum yaitu karangan  yang berisi hal-hal yang bersifat ilmiah dan sanggup dipertanggung jawabkan kebenarannya.

Prosa nonfiksi atau prosa nonilmiah yaitu dongeng rekaan atau khayalan, yang tidak harus berdasarkan kenyataan.

Berikut ini yaitu klarifikasi mengenai jenis-jenis prosa nonfiksi atau prosa ilmiah dan jeni-jenis atau macam-macam prosa fiksi atau prosa nonilmiah.


 tidak terikat dengan hukum menyerupai yang ada pada puisi dan drama Pengertian Prosa dan Jenis-Jenis Prosa


Jenis-jenis prosa


Jenis prosa nonfiksi atau prosa ilmiah


Jenis-jenis prosa nonfiksi atau prosa ilmiah sanggup dibedakan menjadi makalah, laporan, isu atau reportase, artikel, surat, feature, opini atau kolom, tajuk rencana atau pojok,  resensi, dan essai. 

Berikut ini yaitu klarifikasi mengenai macam-macam prosa ilmiah atau prosa nonfiksi.
  • Makalah, yaitu goresan pena resmi ihwal suatu pokok yang dimaksudkan untuk diterbitkan. Makalah mempunyai ciri-ciri dan aksara tertentu.
  • Laporan yaitu penyampaian informasi yang bersifat factual ihwal suatu duduk perkara secara perorangan atau kelompok, tubuh atau dinas tertentu, kepada pihak tertentu.
  • Berita atau reportase yaitu laporan mengenai insiden atau insiden yang hangat.
  • Artikel yaitu jenis prosa berupa karangan yang dimuat dalam surat kabar atau majalah. Akan tetapi, isu tidak digolongkan dalam bentuk artikel.
  • Surat yaitu sarana berkomunikasi secara tertulis. Ada dua jenis surat berdasarkan isinya, yaitu surat dinas dan surat pribadi.
  • Feature, yaitu artikel yang kreatif, kadang kala subjektif, yang terutama dimaksudkan untuk memperlihatkan informasi kepada  pembaca ihwal suatu kejadian, keadaan, atau aspek kehidupan.
  • Opini atau kolom, merupakan persatuan (sintesis) dari banyak pendapat, sedikit banyak harus didukung banyak orang baik oke atau tidak setuju, ikatannya dalam bentuk perasaan atau emosi, sanggup berubah, timbul melalui diskusi sosial.
  • Tajuk rencana atau pojok, yaitu jenis prosa yang hampir sama dengan opini yang membedakannya yaitu cara penyampaiannya. Tajuk rencana disampaikan dengan bahasa yang lebih serius.
  • Resensi yaitu pertimbangan terhadap kualitas objek yang akan diresensi.
  • Esai yaitu karangan yang membahas suatu duduk perkara secara sepintas kemudian dari sudut pandang penulisnya.


Jenis prosa fiksi atau prosa nonilmiah


Prosa fiksi atau prosa nonilmiah terdiri atas majemuk jenis, yaitu prosa lama, prosa baru, prosa lirik atau prosa berirama, biografi dan autobiografi. Berikut ini yaitu klarifikasi mengenai macam-macam prosa fiksi atau prosa nonilmiah.
  • Prosa usang atau kesastraan usang yaitu karya sastra yang ditularkan secara lisan. Biasanya prosa usang menceritakan kehidupan kerajaan. Prosa usang ini biasanya berbentuk dongeng rakyat yang terdiri atas dongeng, hikayat, dongeng berbingkai, mitos, mite, legenda, fabel, saga, dongeng jenaka,  dan epos.
  • Dongeng yaitu salah satu macam prosa usang berupa dongeng yang tidak benar-benar terjadi, ihwal insiden di masa kemudian yang kadang kala tidak masuk akal.
  • Cerita berbingkai yaitu dongeng yang di dalamnya mengandung dongeng lain.
  • Hikayat yaitu karya sastra usang yang berisi cerita, baik sejarah maupun dongeng roman fiktif, yang dibaca untuk pelipur lara, pembangkit semangat juang, atau sekedar untuk meramaikan pesta.
  • Mitos yaitu dongeng suatu bangsa ihwal tuhan yang pada zaman dahulu yang mengandung penafsiran ihwal asal-usul semseta alam, manusia, dan bangsa itu sendiri yang mengandung arti mendalam  yang diungkapkan dengan cara gaib.
  • Mite yaitu dongeng yang mempunyai latar belakang sejarah, dipercaya oleh masyarakat sebagai dongeng yang benar-benar terjadi, dianggap suci, mengandung banyak hal yang ajaib, dan umumnya ditokohi oleh dewa.
  • Legenda yaitu dongeng rakyat pada zaman dahulu yang ada hubungannya dengan insiden sejarah, biasanya berkisah ihwal awal mula sesuatu.
  • Fabel yaitu dongeng yang menggambarkan sopan santun budi insan yang pelakunya diperankan oleh binatang.
  • Saga yaitu salah satu macam prosa yang berupa dongeng rakyat berdasarkan dongeng sejarah yang telah bercampur fantasi rakyat, bertutur ihwal kepahlawanan keluarga yang populer atau petualangan mengagumkan.
  • Cerita jenaka yaitu dongeng yang menggambarkan kejenakaan tokohya. Kejenakaan tokohnya ini terjadi alasannya yaitu keluguan tokoh ceritanya.
  • Epos yaitu dongeng kepahlawanan; syair panjang yang menceritakan riwayat usaha seorang pahlawan. Epos disebut juga wiracerita.
  • Prosa gres terdiri atas dongeng pendek, novelet, novel dan roman.
  • Cerita pendek yaitu kisahan pendek kurang dari 10.000 kata yang memperlihatkan kesan tunggal yang lebih banyak didominasi dan memusatkan diri pada suatu tokoh dalam satu situasi pada suatu waktu.
  • Novelet yaitu dongeng yang lebih panjang dari cerpen, tetapi lebih pendek dari novel.
  • Novel yaitu karangan prosa yang panjang mengandung rangkaian dongeng kehidupan seseorang dengan orang-orang disekelilingnya yang menonjolkan sopan santun dan sifat setiap pelakunya.
  • Roman yaitu karangan prosa yang melukiskan perbuatan pelakunya berdasarkan sopan santun dan isi jiwa masing-masing. Roman bergotong-royong sama dengan novel.
  • Prosa lirik atau prosa berirama yaitu  karya sastra yang ditulis dalam ragam prosa, tetapi dicirikan oleh unsur puisi menyerupai  irama yang teratur, majas, rima, asonansi, disonansi, dan citra.
  • Biografi yaitu goresan pena yang menceritakan riwayat hidup seseorang yang ditulis oleh orang lain.
  • Autobiografi yaitu dongeng ihwal riwayat hidup seseorang yang ditulis sendiri oleh tokoh yang bersangkutan.

Demikianlah klarifikasi mengenai pengertian prosa dan jenis-jenis prosa atau macam-macam prosa. Semoga bermanfaat untuk kita semua.

Sunday, July 7, 2019

Pengertian Drama Dan Jenis-Jenis Drama

Pernah dengan kata drama ? apakah pengertian drama itu dan apa saja macam-macam drama ?sering nonton drama Korea atau drama lainnya di tempat kau ? Drama ialah dongeng atau kisahan, terutama yang melibatkan konflik atau emosi yang khusus disusun untuk dipentaskan  atau untuk pertunjukan teater. Karya sastra drama ini sanggup dikategorikan menurut beberapa sudut pandang. Ada beberapa pengkategorian drama, yaitu sebagai berikut :

Macam-macam drama menurut isi dongeng ialah :
  • Drama bencana atau drama sedih ialah yang melukiskan kisah sedih yang besar dan agung. Tokoh-tokohnya terlibat dalam bencana atau persoalan besar.
  • Melodrama ialah drama yang sangat menyentuh perasaan, mendebarkan hati dan mengharukan. Ceritanya dilebih-lebihkan sehingga kurang meyakinkan penonton.
  • Drama komedi yaitu drama ringan yang sifatnya menghibur  dan di dalamnya terdapat dialoh kocak yang bersifat menyindir dan  biasanya berakhir dengan kebahagiaan. Drama komedi menghadirkan tokoh yang tolol, konyol, atau tokoh bijaksana tetapi lucu.

Jenis-jenis drama berdasarkan cara penyajiannya ialah :
  • Closed drama ialah drama untuk dibaca dan hanya indah untuk dibaca. Drama jenis ini memiliki dialog-dialog yang panjang dan memakai bahasa yang indah dan tidak mencerminkan percakapan sehari-hari sehingga sulit dipentaskan.
  • Drama teatrikal ialah drama yang sanggup dipentaskan. Drama teatrikal dipentaskan di atas pentas atau panggung.
  • Drama radio ialah drama yang ditayangkan atau diperdengarkan melalui radio. Drama jenis ini mementingkan dialog.
  • Drama televisi ialah drama yang ditayangkan atau dipentaskan melalui televisi.

Jenis-jenis drama menurut bentuknya dibedakan menjadi :
  • Sandiwara ialah suatu pengajaran yang diberikan secara diam-diam dalam bentuk tontonan.
  • Teater rakyat ialah segala jenis pertunjukan yang sedang dipertontonkan di depan banyak orang. Contohnya ketoprak, ludruk, lenong, opera, sendatari, dan pantomim.


Dalam kehidupan sehari-hari agak sulit untuk menemukan pementasan drama di teater pada zaman sekarang. Pada masa-masam jadul drama ialah hiburan rakyat yang sangat digemari. Seiring dengan perkembangan zaman, drama-drama rakyat menyerupai ketoprak, lenong atau ludruk sudah mulai kehilangan popularitasnya. Saat ini kita cenderung untuk menyaksikan K-Drama atau drama Korea atau bahkan drama-drama dari negara lain yang entah, sanggup dikatakan sebagai suatu bentuk drama atau tidak.

sering nonton drama Korea atau drama lainnya di tempat kau  PENGERTIAN DRAMA DAN JENIS-JENIS DRAMA


Demikianlah klarifikasi mengenai pengertian drama dan jenis-jenis drama. Semoga goresan pena ini bermanfaat untuk kita semua.

Saturday, July 6, 2019

Pengertian Dan Teladan Kalimat Pribadi Dan Tidak Pribadi (Lengkap)

Kalimat sanggup disampaikan secara eksklusif maupun tidak langsung. Kalimat eksklusif disampaikan secara lisan, sedangkan kalimat tidak eksklusif disampaikan secara tertulis. Apa perbedaan kalimat eksklusif dan tidak langsung ? bagaimana contoh kalimat eksklusif dan tidak langsung ? berikut ini yaitu penjelasannya.


Kalimat langsung


Kalimat eksklusif yaitu kalimat yang menirukan ucapan seseorang secara langsung. Kalimat eksklusif sanggup disajikan atau dituliskan dengan bahasa tulis dengan hukum sebagai berikut :
  1. Bagian ucapan eksklusif ditulis di antara tanda petik atau tanda kutip  (“….”)
  2. Sebelum kutipan langsung, diberi tanda koma (,). Aturan ini tidak berlaku jikalau kutipan diletakkan di depan.
  3. Kutipan kalimat eksklusif didahului dengan tanda petik buka dan diakhiri dengan tanda petik tutup.
  4. Kalimat eksklusif diakhiri dengan tanda baca yang sesuai, menyerupai tanda Tanya, tanda titik atau tanda seru.
  5. Kalimat isu diakhiri dengan tanda koma sebelum menyebutkan pembicara.
  6. Kata korelasi yang dipakai untuk mengacu pada orang yang diajak bicara aksara awalnya ditulis dengan aksara besar atau aksara kapital.

Kalimat eksklusif terdiri atas dua bagian. Bagian pertama kalimat eksklusif yaitu pengiring, yaitu kepingan sebelum pernyataan yang ditulis di antara tanda  petik. Kedua yaitu kepingan petikan, yaitu kepingan yang tertulis di antara tanda petik

Kalimat eksklusif sanggup dibentuk dalam bentuk kalimat Tanya, kalimat isu ataupun kalimat perintah. Berikut ini yaitu teladan kalimat eksklusif lengkap.

Contoh kalimat eksklusif berbentuk kalimat berita 


Pak Ali berkata, “ Hari ini bisnis akan berjalan dengan penuh tantangan, jadi kita harus siap bekerja keras.”
Atau
“ Hari ini bisnis akan berjalan dengan penuh tantangan, jadi kita harus siap bekerja keras.”, kata Pak Ali.


Presiden berkata, “ Di masa depan, generasi muda kita akan menjadi generasi paling unggul.”
Atau
“ Di masa depan, generasi muda kita akan menjadi generasi paling unggul.” Kata Presiden.



Contoh kalimat eksklusif dalam bentuk kalmiat Tanya


Dia bertanya kepada saya, “ Apakah kau mencintaiku ?”
Atau
“Apakah kau mencintaiku ?” Tanya ia kepada saya.


Pak Budi bertanya “di mana perusahaan kau beroperasi ? “
Atau
“di mana perusahaan kau beroperasi ?” Tanya pak Budi.



Contoh kalimat eksklusif dalam bentuk kalimat perintah


Pak Alex memerintahkan pegawainya, “cepat angkat barang-barang ini sebelum berair sebab hujan !”
Atau
“cepat angkat barang-barang ini sebelum berair sebab hujan !” perintah Pak Alex kepada anak buahnya.


Rudi berteriak, “ Keluar dari ruangan ini !”
Atau
“Keluar dari ruangan ini !” teriak Rudi.


Kalimat eksklusif sanggup diubah menjadi kalimat tidak langsung. Aturan perubahan bentuk kalimat eksklusif menjadi kalimat tidak eksklusif yaitu :
  1. Mengganti kata ganti “saya” menjadi “ia” atau “dia”.
  2. Mengubah kata ganti “kamu” menjadi “saya” atau “aku”.
  3. Mengubah kata ganti “kami” dan “kita” menjadi “mereka”.
  4. Tidak mengubah kata “mereka”, “ia” dan nama orang.
  5. Menggunakan kata “bahwa” pada kalimat isu langsung.
  6. Menggunakan kata penghubung kata Tanya dalam kalimat Tanya langsung.
  7. Menggunakan kata penghubung “agar” pada kalimat perintah langsung.


Contoh kalimat langsung diatas diubah menjadi kalimat tidak eksklusif :
  1. Pak Ali berkata bahwa hari ini bisnis akan penuh dengan tantangan, jadi mereka harus siap bekerja keras.
  2. Hari ini bisnis akan penuh dengan tantangan, jadi mereka harus siap bekerja keras, kata Pak Ali.
  3. Presiden berkata bahwa di masa depan generrasi muda mereka akan menjadi generasi muda paling unggul.
  4. Di masa depan, generasi muda mereka akan menjadi generasi muda paling unggul, kata presiden.
  5. Dia bertanya apakah saya mencintainya.
  6. Apakah saya mencintainya, ia bertanya kepada saya.
  7. Pak Budi bertanya dimana perusahaan saya beroperasi.
  8. Di mana perusahaan saya beroperasi, Tanya pak Budi.
  9. Pak Alex memrintahkan pegawainya supaya cepat mengangkat barang itu sebelum berair sebab hujan.
  10. Rudi berteriak supaya semua orang keluar dari ruangan itu.



 Kalimat sanggup disampaikan secara eksklusif maupun tidak eksklusif Pengertian dan Contoh Kalimat Langsung dan Tidak Langsung (LENGKAP)


Kalimat tidak langsung


Kalimat tidak langsung dipakai untuk menirukan ucapan seseorang. Jadi, kebalikan dengan kalimat eksklusif yang menirukan ucapan seseorang secara langsung.

Kalimat tidak eksklusif tidak dituliskan di antara tanda petik. Kalimat tidak eksklusif sudah diubah oleh penuturnya. Kata-kata “bahwa”, “apakah”, atau “agar” sanggup menyisip dalam kalimat.

Kalimat tidak eksklusif sanggup diubah menjadi kalimat eksklusif dengan mengikuti aturan-aturan berikut ini :
  1. Mengubah kata “kamu” dan “engkau” dalam kalimat tidak eksklusif menjadi “saya” dan “aku” dalam kalimat langsung.
  2. Mengubah kata ganti “aku” dan “saya” dalam kalimat tidak eksklusif menjadi “ia” dan “dia” dalam kalimat langsung.
  3. Mengubah kata ganti “-ku” dalam kalimat eksklusif menjadi “-nya” dalam kalimat tidak langsung.
  4. Mengubah kata ganti “kita” dalam kalimat tidak eksklusif menjadi kata ganti “mereka” dalam kalimat langsung.

Berikut ini yaitu contoh kalimat tidak langsung dan bagaimana cara mengubahnya menjadi kalimat langsung.


Kalimat tidak eksklusif :

Rina berjanji kepada ayahnya bahwa ia akan rajin belajar.


Diubah menjadi kalimat eksklusif menjadi :

Rina berjanji, “ Saya akan rajin berguru ayah “. Atau 
“Saya akan rajin berguru ayah”, kesepakatan Rina.


Kalimat tidak eksklusif :

Pemimpin perusahaan bertanya kepada pegawainya perihal rencana kegiatan kerja mereka bulan depan.

Diubah menjadi kalimat eksklusif :

Pemimpin perusahaan bertanya kepada pegawainya “ Apa rencana kerja kalian bulan depan ? “ atau
“apa rencana kerja kalian bulan depan?” Tanya pemimpin perusahaan kepada pegawainya.


Kalimat eksklusif :

Rahmat menyuruh Andi untuk menutup pintu.

Kalimat tidak eksklusif :

Rahmat menyuruh Andi, “tutuplah pintu itu!” atau
“tutuplah pintu itu !”, suruh Rahmat kepada Andi.

Demikianlah klarifikasi mengenai pengertian kalimat langsung dan tidak langsung serta contoh kalimat eksklusif dan kalimat tidak langsung serta bagaimana cara mengubah kalimat eksklusif menjadi kalimat tidak langsung, dan cara mengubah kalimat tidak eksklusif menjadi kalimat langsung.