Monday, April 8, 2019

Ciri-Ciri Virus, Struktur Virus Dan Bentuk-Bentuk Virus Serta Sejarah Inovasi Virus

Virus ialah salah satu objek yang sangat unik dalam biologi dan dipelajari dalam cabang khusus biologi, yaitu virologi. Virus tidak diakui sebagai hewan, juga tidak dianggap sebagai tumbuhan. Hal ini tentu menciptakan kita bertanya, gotong royong apakah virus itu? Untuk menjawab pertanyaan itu, maka kita perlu mengetahui bentuk virus, ciri-ciri virus serta struktur virus.  Berikut ini ialah penjelasannya. 

Sejarah Penemuan Virus


Beberapa tahun sehabis inovasi Avery, banyak muncul bukti besar lengan berkuasa bahwa DNA merupakan bahan genetik pada beberapa organisme. Bukti terkuat itu diperoleh dari penelitian mengenai virus. Pada tahun 1952, Alfred Hershey dan Martha Chase melaksanakan beberapa percobaan pada bakteriofage (atau disingkat Fag) – Virus yang menyerang bakteri. Sebagian besar virus membawa sekitar 50 gen di dalam selubung proteinnya, meskipun beberapa virus hanya mempunyai tiga gen serta ada pula yang 300 gen. Virus merupakan penyebab beberapa penyakit pada manusia, binatang maupun tumbuhan. 

Menurut keadaan fisiknya benda dibedakan menjadi dua macam yaitu benda mati (abiotik) dan benda hidup (biotik). Biotik sanggup melaksanakan metabolisme di antaranya nutrisi, sintesis, ekskresi, reproduksi, regulasi, respon terhadap rangsang. Adapun abiotik tidak sanggup melaksanakan metabolisme. 
Virus oleh para ilmuwan dikatakan sebagai benda mati, jikalau virus tersebut di luar sel hidup. Namun, jikalau virus mendapat daerah pada sel hidup/organisme, virus akan mengatakan acara layaknya sel hidup, yaitu bisa bereproduksi sehingga sanggup bertambah banyak. Dengan demikian virus sanggup dikategorikan sebagai bentuk peralihan antara benda mati dengan makhluk hidup. 

Semenjak Anthonie Van Leuwenhoek (1632 – 1723) menemukan mikroskop, peneliltian ihwal mikroorganisme mulai berkembang. Perkembangan itu makin pesat sehabis ditemukannya mikroskop elektron. 

Tahun 1882 A. Meyer mendapat suatu penyakit yang menyerang tumbuhan tembakau, ditandai daunnya berbintik-bintik kekuningan. A. Meyer mencoba mengekstrak daun yang terinfeksi dan menyemprotkan ke daun tembakau yang sehat, ternyata daun yang sehat sanggup tertulari penyakit tersebut. 

Dengan memakai filter (saringan) yang sanggup menyaring bakteri, D. Ivanowsky melaksanakan penyaringan getah tumbuhan tembakau kemudian kesannya dioleskan pada daun tumbuhan yang sehat, ternyata tumbuhan yang sehat menjadi tertular juga. Kesimpulan mereka, organisme yang menyerang tananam tembakau ialah patogen yang berukuran sangat kecil/zat kimia yang diproduksi oleh basil dan lolos dari penyaringan. 

Pada tahun 1987 M.Bejerink, berkebangsaan Belanda menemukan fakta bahwa organisme yang menyerang tembakau tidak sanggup tumbuh di dalam medium biakan basil dan tidak mati walaupun dimasukkan ke dalam alkohol. Bejerink menyimpulkan bahwa orgnisme yang menyerang tembakau tersebut sangatlah kecil yang hanya sanggup hidup dalam makhluk hidup yang diserangnya. Pada tahun 1935, Windell Stanley dari AS berhasil mengkristalkan organisme yang menyerang tumbuhan tembakau tersebut dan diberinya nama TMV (Tobacco Mozaik Virus). 

Ciri-Ciri Virus


Beberapa ciri-ciri umum yang ditemukan pada virus yaitu : 
  1. Tidak mempunyai bentuk sel (aseluler). 
  2. Berukuran antara (20 – 300) milimikron. 
  3. Hanya mempunyai satu macam asam nukleat saja yaitu ADN (asam dioksiribo nukleat) atau ARN (asam ribo nukleat). 
  4. Berupa hablur atau kristal dengan bentuk yang bervariasi; oval, memanjang, silindris, kotak dan lain-lainnya. 
  5. Tubuhnya tersusun atas kepala, kulit selubung (kapsid) yang berisi ADN atau ARN saja dan serabut ekor. Sebagai pola untuk kita pelajari ialah morfologi dan struktur Bakteriofage, yaitu virus yang bisa menyerang basil Escherichia coli.


Struktur Virus

 Virus ialah salah satu objek yang sangat unik dalam biologi dan dipelajari dalam cabang  Ciri-Ciri Virus, Struktur Virus dan Bentuk-Bentuk Virus serta  Sejarah Penemuan Virus

1. Bagian kepala. 

Bagian ini dibungkus oleh selubung protein yang disebut kapsid, sebagai pemberi bentuk badan virus. Kapsid berupa selubung yang terdiri dari monomer identik yang masing- masing terdiri rantai polipeptida. 

2. Isi tubuh. 

Tubuh virus tersusun atas bahan genetik atau molekul pembawa sifat-sifat yang sanggup diturunkan berupa ADN atau ARN saja. Virus yang isi tubuhnya berupa ADN antara lain: Papova virus, Herpes virus, Adeno virus, Pox virus. Adapun tubuhnya yang berisi ARN antara lain: Paramyxo virus, Rhabdo virus, Reovirus, Picorna virus, Toga virus. Di dalam tubuh, virus tidak mempunyai organel-organel sel menyerupai mitokondria, ribosom dan lain-lainnya. 

3. Ekor. 

Ekor merupakan alat untuk kontak ke badan organisme yang diserangnya. Ekor terdiri atas tabung bersumbat yang dilengkapi dengan serabut-serabut/benang-benang. Bentuk virus bervariasi, menyerupai gambar di samping.

Load comments