Kata referendum bukan lagi menjadi hal gila bagi kita. Baru-baru ini, kita mendengar istilah referendum kemerdekaan Catalonia dari Spanyol. Ada juga referendum yang dilakukan pemerintahan Inggris untuk menentukan apakah Inggris akan keluar dari Uni Eropa atau tetap tergabung dengan Uni Eropa. Sejarah mencatat, bangsa Indonesia pernah memperlihatkan kesempatan kepada referendum kepada Timor Timur yang risikonya sehabis dilakukan referendum, Timor Timur menentukan lepas dari Indonesia. Apa itu referendum dan berapa macam referendum ? berikut penjelasannya.
Secara umum, pengertian referendum yaitu meminta kepada rakyat untuk memperlihatkan pendapatnya secara eksklusif terkait nasib dan masa depan rakyat yang berdiam di suatu wilayah. Referendum juga sanggup diartikan sebagai penentuan nasi sendiri oleh rakyat semoga dilaksanakan oleh pemerintah.
Referendum yaitu penyelesaian duduk perkara suatu bangsa dengan melibatkan seluruh masyarakat alasannya yaitu menyangkut kepentingan banyak orang. Referendum umumya dilakukan untuk hal-hal yang sifatnya sangat vital dan krusial, ibarat perubahan konstitusi, maupun pemisahan diri dari suatu negara.
Contoh beberapa referendum yang populer antara lain yaitu :
- Referendum Quebec 1995 di mana warga Quebec diminta menentukan nasib, apakah ingin membentuk negara sendiri atau masih tergabung bersama Kanada. Hasilnya, lebih banyak didominasi warga Quebec menginginkan untuk tidak memisahkan diri dari Kanada.
- Tahun 1999, dilakukan Referendum Timor Timur. Hasilnya, Masyarakat Timor Timur menentukan untuk memisahkan diri dari Indonesia lalu membentuk negara gres yaitu Timor Leste.
- Tahun 2016, Negara Inggris mengadakan referendum untuk menentukan arah kebijakan ekonomi Inggris. Referendum dilakukan terkait keluarnya Inggris dari Uni Eropa atau tetap tergabung dengan Uni Eropa. Hasilnya, masyarakat menginginkan semoga Inggris keluar dari Uni Eropa. Kebijakan ini lalu dikenal dengan “Brexit”.
Ada juga negara yang melaksanakan referendum untuk hal-hal yang sifatnya sepele. Misalnya ihwal penggolongan suatu tindak pidana ke dalam aturan atau penggunaan pestisida. Negara Swiss yaitu negara yang paling banyak melaksanakan referendum, yaitu sebanyak 550 kali.
Berikut ini yaitu klarifikasi mengenai macam-macam referendum :
- Referendum obligatoir, yaitu referendum yang sifatnya wajib. Referendum obligatoir biasanya menyangkut hak-hak rakyat sehingga sebelum suatu kebijakan diambil, maka terlebih dahulu harus meminta persetujuan masyarakat.
- Referendum fakultatif yaitu referendum yang dilakukan apabila dalam waktu tertentu suatu kebijakan telah dilaksanakan, akan tetapi sebagian orang menginginkan semoga diadakan referendum. Hasil referendum akan menentukan berlaku atau tidak berlakunya kebijakan tersebut.
- Referendum konsultatif yaitu referendum yang bersifat teknis. Bahkan rakyat biasaya tidak tau maksud dan hal yang akan direferendumkan tersebut.
Referendum yaitu suatu langkah yang diambil oleh pemerintah suatu negara untuk hal yang sifatnya krusial. Hasil dari referendum umumnya akan dilaksanakan oleh pemerintah. Akan tetapi, ada juga referendum dimana pemerintah menolak pelaksanaan referendum tersebut. Contohnya yaitu referendum rakyat Catalonia yang ingin memerdekakan diri dari Spanyol. Hasil referendum tersebut tidak sanggup dilaksanakan alasannya yaitu adanya penolakan dari pemerintah Spanyol.