Friday, May 17, 2019

Pengertian Mitosis Dan Meiosis

Pada makhluk hidup eukariotik reproduksi sel terjadi melalui pembelahan tidak langsung. Pembelahan tidak eksklusif itu dibedakan menjadi mitosis dan meiosis. Berikut ini yaitu klarifikasi mengenai pengertian mitosis dan meiosis serta fase-fase pembelahan dan ciri-cirinya secara lengkap.

Pembelahan mitosis

Pembelahan mitosis dan meiosis menghasilkan 2 sel anak dengan jumlah kromosom yang sama dengan induknya. Dalam jumlah kegiatan hidup sel, berlangsung siklus sel yaitu suatu kejadian yang mempunyai urutan tertentu atau fase. Fase tersebut mencakup interfase dan fase mitokik.

interfase

Interfase, yaitu fase di mana sel tidak melaksanakan pembelahan sel (mitosis). Fase ini mencakup 3 fase, yaitu :
Fase G1 (Gap 1), disebut sebagai fase pertumbuhan primer.
Fase S (fase sintesis), disebut sebagai fase replikasi DNA.
Fase G2 (Gap 2), disebut sebagai fase pertumbuhan sekunder.

Selama interfase, sel melaksanakan aktvitas reproduksi organel, sintesis protein, dan penyusunan energy untuk persiapan dalam fase mitokik.

Fase mitokik

Fase mitokik (Fase M) : fase replikasi kromosom sel atau reproduksi mitosis. Fase mitokik dibedakan menjadi profase, prometafase, metaphase, anaphase, dan telofase. Berikut ini yaitu ciri-ciri fase-fase tersebut :


Profase, mempunyai ciri-ciri :
Nucleolus menghilang.
Embran nukleus menghilang.
Kromatin memendek, menebal dan membentuk kromosom.
Kromosom mengalami duplikasi menjadi kromatid yang berlekatan pada potongan sentromer.
Sentriol bergerak ke kutub yang berlawanan dari kutub dipancarkan spindel sehingga berikatan pada sentromer kromosom.


Prometafase, dengan ciri-ciri sebagai berikut :
Terjadi peleburan karioteka secara sempurna.
Kromatid bergerak menuju ke arah bidang ekuator.


Metafase, dengan ciri-ciri sebagai berikut :
Kromatid berjajar di sepanjang bidang ekuator dengan posisi sentromer tepat di garis ekuator.


Anafase, dengan ciri-ciri sebagai berikut :
Sentromer membelan menjadi dua sehingga kromatid terpisah.
Kromosom bergerak ke kutub yang berlawanan.
Kromosom berkumpul di kutub.


Telofase, ciri-cirinya yaitu :
Benang-benang spindel menghilang.
Kromosom mengalami dekondensasi menjadi kromatin.
Membrane nukleus dan nucleolus muncul kembali.
Terjadi penebalan plasma (plasma kinesis) pada bidang ekuator sebagai langkah awal sitokinesis.
Terbentuk selaput pemisah pada bidang ekuator (sitkokinesis) dan terbentuk dua sel baru.


 Pada makhluk hidup eukariotik reproduksi sel terjadi melalui pembelahan tidak eksklusif Pengertian Mitosis dan Meiosis

Pembelahan meiosis


Pembelahan meiosis disebut pembelahan reduksi sebab sel anak mempunyai kromosom setengah dari kromosom sel induk. Pembelahan miosis terjadi pada dikala pembentuka sel kelamin atau gamet. Pembelahan meiosis berlangsung menyerupai pada mitosis. Hanya saja, pada pembelahan meiosis terjadi dua kali pembelahan secara berturut-turut tanpa diselingi dengan interfase.
Berikut ini klarifikasi mengenai fase-fase pembelahan miosis :


Meiosis 1


Profase 1, terbagi dalam beberapa subfase menurut struktur dan kelakuan kromosom.
  • Leptoten ditandai dengan kromosom mulai tampak, kemudian kromosom mengalami duplikasi membentuk kromatid.
  • Zigoten, ditandai dengan kromosom homolog membentuk sinapsis atau terbentuk tetrad.
  • Pakiten, ditandai dengan terbentuk kiasma dan terjadi pindah silang (crossing over) antara kromosom homolog.
  • Diploten, terjadi peningkatan kegiatan transkripsi untuk mensintesis RNA.
  • Diakinesis, membrane inti dan nucleolus menghilang.

Metafase 1, kromosom bergerak di bidang ekuator, kromosom homolog tetap bergandeng dan kiasma atau persilangan tetap ada.

Anaphase 1, kromosom homolog berpisah dan bergerak ke kutub yang berlawanan.

Telofase 1, terjadi sitokinesis sehingga terbentuk dua sel gres yang masing-masing mempunyai kromosom yang haploid.


Meiosis 2


Meiosis 2 berlangsung menyerupai pada pembelahan mitosis.

Profase 2, ditandai dengan munculnya kromosom membrane nukleus dan nucleolus menghilang, sentriol bergerak ke arah kutub yang berlawanan dan dari kutub dipancarkan spindel yang berikatan dengan kromosom.

Metaphase 2, kromatid bergerak ke bidang ekuator.

Anaphase 2, kromosom berpisa dengan duplikatnya dan masing-masing bergerak ke kutub yang berlawanan.

Telofase 2, di kutub kromosom membentuk kromatin dan terjadi sitokinesis pada bidang ekuator sehingga terbentuk  4 sel anak.

Demikianlah klarifikasi mengenai pembelahan mitosis dan pembelahan meiosis. Semoga bermanfaat.

Load comments