Derasnya arus globalisasi membawa kemajuan bagi peradaban manusia. Pengaruh globalisasi menyerupai sekeping mata uang. Satu sisi membawa dampak konkret dan di sisi lain membawa dampak negatif. Pengaruh konkret dan negatif yang ditimbulkan oleh adanya globalisasi antara lain ialah :
Pengaruh konkret globalisasi
Perkembangan arus globalisasi perlu dipandang secara bijak. Artinya adanya globalisasi membawa dampak konkret dan negatif. Pengaruh postif dari adanya globalisasi antara lain ialah :
- Etos kerja
- Disiplin yang kuat
- Pola pikir rasional
- Optimis dan berorientasi pada masa depan
- Persamaan hak dan kesejajaran
- Prestasi dan kehidupan yang makmur
- Efisiensi dan produktivitas
- Kemandirian
- Kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi
Pengaruh konkret globalisasi itu menunjukkan manfaat bagi perkembangan kepribadian masyarakat dalam kehidupan sehari-hari. Manfaat yang dirasakan masyarakat akhir adanya dampak konkret globalisasi itu antara lain ialah :
- Memudahkan masyarakat untuk menjalin interaksi sosial.
- Memperlancar masyarakat dalam menjalin relasi antar sesama.
- Meningkatkan efisiensi dalam kehidupan.
- Mengubah teladan hidup dari cara tradisional menjadi modern.
- Mendorong insan untuk menemukan, mengolah, dan memanfaatkan sumber daya alam secara rasional.
Pengaruh negatif globalisasi
Pengaruh negatif globalisasi yang bisa kita rasakan pada ketika ini ialah :
- Masuknya ideologi yang tidak sesuai dengan kepribadian bangsa mirip komunisme dan atheism.
- Memungkinkan masuknya unsur radikalisme dan terorisme.
- Mendorong terciptanya sistem ekonomi liberal dan kapitalisme.
- Maraknya peredaran obat terlarang dan minuman keras.
- Maraknya pergaulan bebas.
- Meningkatnya perilaku hidup konsumerisme dan hedonism.
Kerugian yang dirasakan masyarakat akhir adanya dampak negatif globalisasi antara lain ialah :
- Memudarnya nilai dan tradisi orisinil bangsa alasannya ialah masuknya budaya luar.
- Mendorong terjadinya eksploitasi sumber daya alam secara besar-besaran.
- Menggeser nilai-nilai sosial dalam kehidupan bermasyarakat.
- Munculnya dehumanisasi, yaitu kurangnya penghargaan terhadap derajat manusia.
- Menipisnya tenaga kerja di bidang agraris alasannya ialah semakin tumbuhnya sektor industri.
Pengaruh globalisasi dalam kehidupan bangsa dan negara
Globalisasi telah membawa kemajuan dalam banyak sekali bidang kehidupan. Kondisi ini didorong oleh perkembangan teknologi komunikasi dan isu yang semakin cepat. Akibatnya, tidak ada satu pun negara di dunia yang mampu menghindar dari dampak negara lain. Pengaruh globalisasi bagi kehidupan berbangsa dan bernegara antara lain ialah sebagai berikut :
Pengaruh globalisasi teknologi
Pengaruh globalisasi di bidang teknologi ditunjukkan dalam banyak sekali bidang, mirip adanya televisi, internet, telepon, dan lain-lain. Perkembangan tersebut mengakibatkan mudahnya persebaran informasi. Akibatnya, budaya dari luar bisa masuk dengan gampang di Indonesia dan mensugesti kebudayaan bangsa. Di sisi lain, persebaran isu yang semakin cepat itu mendorong munculnya informasi-informasi bohong atau hoax.
Pengaruh globalisasi budaya
Perkembangan globalisasi yang terus berlanjut menjadikan kontak budaya antarnegara. Hal ini didukung oleh kesadaran dari tiap-tiap negara yang beranggapan bahwa globalisasi akan mengakibatkan terjadinya kontak dengan budaya luar. Akibatnya ragam budaya nasional akan terpengaruh budaya luar. Akan tetapi, masih ada ragam budaya yang masih bertahan antara lain ialah organisasi budaya sosial dan unsur-unsur religi atau kepercayaan.
Globalisasi dan perdagangan bebas
Globalisasi di bidang ekonomi sanggup medorong terbentuknya perdagangan bebas. Perdagangan ini muncul alasannya ialah adanya liberalisasi ekonomi antarnegara. Hal ini dibuktikan dengan semakin berkembannya perusahaan multi nasional di banyak sekali negara.
Dari uraian di atas, kita bisa melihat bahwa berkembangnya globalisasi dalam kehidupan masyarakat sanggup mengubah teladan hidup. Perubahan ini dianggap sebagai dampak konkret dan negatif globalisasi. Perubahan ini tentu saja dianggap bermacam-macam oleh masyarakat dan kita harus bisa menghadapi dampak konkret dan negatif globalisasi ini dengan bijak.