Friday, August 9, 2019

Pengertian Sel Dalam Biologi Dan Sejarah Inovasi Sel

Tubuh insan terdiri atas bermilyar-milyar sel. Pengertian sel dalam biologi secara umum yakni satuan dasar terkecil yang menyusun badan makhluk hidup. Bagaimana cara untuk mengetahui struktur sel ? tentu saja dengan pemberian mikroskop. Mikroskop yakni alat yang dipakai oleh para ilmuwan terdahulu untuk meneliti sel.

Dalam ilmu biologi, kita mengetahui bahwa makhluk hidup tersusun atas sel yang membentuk jaringan. Kemudian jaringan itu membentuk organ, kemudian organ-organ membentuk sistem organ sampai akhrinya terbentuk satu organisme ata makhluk hidup.

Bagaimana perkembangan penelitian wacana sel dalam biologi ?

Mikroskop pertama kali ditemukan dan dipakai oleh Anton van Leeuwenhoek yang mendorongnya untuk melaksanakan penelitian terhadap benda-benda di sekitarnya.

Penemuan Leuwenhoek kemudian mendorong Robert Hooke untuk melaksanakan penelitian sampai kemudian ditemukan sel dari sayatan gabus Quercus suber yang berupa ruang- ruang kosong. Ruang-ruang kecil inilah yang dinamakan sel sesuai dengan istilah asalnya “cella” yang berarti rongga kecil. Robert Hooke kemudian dianggap sebagai penemu sel.

Pada kala ke-19, mulailah dicetuskan teori sel yang diungkapkan oleh ilmuwan asal jerman, yaitu Durrochet, Schwann dan Schleiden. Mereka menemukan bahwa organ flora dan binatang tersusun atas sel.

Van Hohl kemudian menyempurnakan pendapat tersebut dengan dengan mengungkapkan kepingan terpenting dalam sel, yaitu protoplasma. Pendapat van Hohl kemudian diperkuat pendapat Robert Brown, spesialis berkebangsaan Skotlandia yang menyatakan bahwa di dalam protoplasma terdapat inti sel atau nukleus. Selain penelitian tersebut, ada banyak penelitian-penelitian lain yang memperkuat mengenai teori sel.

Pada akhirnya, Max Schultze  membuat batasan bahwa sel yakni protoplasma beserta nukleus dan protiplasma merupakan nukleus fisik dari kehidupan. Pendapat itu dikenal sebagai teori protoplasma.
Sel diibaratkan sebagai sebuah titik pada sebuah gambar atau lukisan. Berjuta-juta sel berkelompok membentuk badan makhluk hidup mirip berjuta-juta titik yang membentuk satu gambar.


 secara umum yakni satuan dasar terkecil yang menyusun badan makhluk hidup Pengertian Sel dalam Biologi dan Sejarah Penemuan Sel


Sel merupakan kepingan terkecil makhluk hidup atau organisme. Sel ada yang berbentuk bulat, persegi, prisma, batang lurus, batang berkelok-kelok, lingkaran pipih, dan tabung. Sel terdiri atas beberapa bagian, yaitu sebagai berikut :
  1. Dinding sel, terbentuk dari selulosa. Kenampakannya tebal dan kaku. Fungsinya melindungi kepingan sel yang lebih dalam. Dinding sel hanya terdapat pada sel tumbuhan, sedangkan sel binatang tidak mempunyai dinding sel sehingga bentuknya gampang berubah-ubah.
  2. Plasma sel, merupakan cairan sel yang kental dan dibedakan atas sitoplasma dan nukleuoplasma. Fungsinya sebagai daerah pertukaran zat atau metabolism atau daerah aktivitas dan reaksi kimia dalam sel.
  3. Selaput sel atau membran sel berupa selaput tipis yang membungkus plasma sel. Fungsinya untuk mengatur gerakan zat-zat yang masuk dan keluar sel. Selaput sel terdapat pada sel binatang dan sel tumbuhan.
  4. Inti sel (nukleus), merupakan kepingan sel yang berukuran besar, berbentuk lingkaran yang mengapung pada plasma sel. Fungsinya  untuk mengatur semua aktivitas sel dan penentu penurunan sifat kepada keturunannya.
  5. Vakuola, merupakan rongga yang berisi majemuk zat yang terdapat pada sel yang sudah tua. Zat-zat tersebut contohnya zat warna yang menawarkan warna pada mahkota bunga.

Antara sel binatang dan sel flora mempunyai beberapa perbedaan, yaitu :
  1. Sel flora mempunyai dinding sel yang terutama terdiri atas selulosa, hemiselulosa, pektin, dan lignin atau zat kayu. Sedangkan sel binatang tidak mempunyai dinding sel, hanya membran sel yang terutama terdiri atas protein dan lemak.
  2. Sel flora mempunyai plastida, salah satunya yakni kloroplas yang mengandung klorofil. Sedangkan sel flora tidak mempunyai plastida.
  3. Sel flora mempunyai vakuola berukuran besar. Sedangkan sel binatang tidak mempunyai vakuola. Bila ada, ukurannya kecil.
  4. Sel flora tidak mempunyai sentrosom, sedangkan sel binatang mempunyai sentrosom yang di dalamnya terdapat sentriol.

Tubuh makhluk hidup ada yang terdiri dari satu sel atau uniseluler da nada pula yang terdiri dari banyak sel atau multiseluler. Pada makhluk hidup uniseluler, semua aktivitas hidup dilakukan oleh sel itu sendiri. Contoh makhluk hidup uniseluler yakni amuba, protozoa, paramecium, euglena, dan lain-lain.

Pada makhluk hidup multiseluler terdapat pembagian kiprah sesuai dengan bentuk dan fungsi organ tubuh. Sel-sel yang mempunyai bentuk dan fungsi yang sama pada makhluk hidup multiseluler akan membentuk jaringan. Jaringan-jaringan itu kemudian berkumpul membentuk organ. Organ membentuk sistem organ sampai risikonya sistem organ membentuk organisme.

Bisa kita lihat, bagaimana pentingnya sel dalam biologi sebab merupakan unsur terpenting penyusun makhluk hidup. Demikianlah klarifikasi mengenai pengertian sel dalam biologi dan sejarah inovasi sel. Semoga bermanfaat. 

Load comments