Saturday, November 23, 2019

Prosedur Proteksi Kredit

Prosedur derma dan evaluasi kredit oleh dunia perbankan secara umum antarbank yang satu dengan bank yang lain tidak jauh berbeda. Perbedaannya hanya terletak pada mekanisme dan persyaratan yang ditetapkannya dengan pertimbangan masing-masing.

Prosedur derma kredit secara umum sanggup dibedakan antara pinjaman perseorangan dan pinjaman oleh suatu tubuh aturan lalu  dapat pula ditinjau dari segi tujuannya apakah untuk konsumtif atau produktif.

Secara umum, prosedur derma kredit ialah sebagai berikut :


Pengajuan berkas-berkas


Dalam hal ini, pemohon kredit mengajukan permohonan kredit  yang dituangkan dalam satu proposal. Kemudian dilampirkan dengan berkas-berkas lainnya yang dibutuhkan. Pengajuan proposal kredit hendaknya berisi :
  • Latar belakang perusahaan menyerupai riwayat hidup singkat perusahaan, jenis bidang usaha, identitas perusahaan, nama pengurus berikut pengetahuan dan pendidikannya, perkembangan perusahaan serta relasinya dengan pihak pemerintah dan swasta.
  • Maksud dan tujuan kredit, apakah untuk memperbesar omset atau meningkatkan kapasitas produksi dengan membangun pabrik gres serta tujuan lainnya.
  • Bersarnya kredit dan jangka waktu kredit.
  • Cara pemohon mengembalikan kredit
  • Jaminan kredit, untuk menutupi segala risiko kalau terjadi kredit macet baik alasannya ialah unsur kesengajaan maupun tidak sengaja.


 oleh dunia perbankan secara umum antarbank yang satu dengan bank yang lain tidak jauh ber Prosedur Pemberian Kredit

Penyelidikan berkas pinjaman


Tujuannya ialah untuk mengetahui apakah berkas yang diajukan sudah lengkap dan sesuai persyaratan dan sudah benar. Jika berdasarkan bank belum lengkap, maka nasabah akan diminta untuk melengkapi berkas permohonan kredit tersebut hingga jangka waktu yang ditentukan, dan apabila hingga jangka waktu yang ditentukan nasabah belum sanggup melengkapi berkas tersebut, maka permohonan kredit dibatalkan.


Wawancara I


Tahap mekanisme derma kredit selanjutnya ialah wawancara yang bertujuan untuk melaksanakan penydikan terhadap calon peminjam, untuk meyakinkan apakah berkas yang disampaikan sudah benar sesuai dengan yang diinginkan pihak perbankan. Wawancara ini juga untuk mengetahui harapan dan kebutuhan nasabah yang sebenarnya.


On the spot


Merupakan tahap mekanisme derma kredit yang berupa acara pemerikasaan ke lapangan untuk melihat prospek acara perjuangan calon peminjam dan jaminan yang diberikan. Biasnaya tahap ini dilakukan secara impulsif tanpa pemberitahuan kepada nasabah.


Wawancara II


Wawancara kedua merupakan acara perbaikan berkas, kalau ada kekurangan-kekurangan pada ketika sesudah melaksanakan tahap on the spot di lapangan. Catatan yang ada pada permohonan dan pada ketika wawancara I dicocokkan dengan pada ketika on the spot apakah ada kesesuaian yang mengandung suatu kebenaran.


Keputusan kredit


Keputusan kredit dalam hal ini ialah memilih apakah kredit akan diberikan atau ditolak, kalau diterima, maka dipersiapkan administrasinya, biasanya keputusan kredit meliputi :
  • Jumlah uang yang diterima
  • Jangka waktu kredit
  • Dan biaya-biaya yang harus dibayar

Keputusan kredit biasanya merupakan keputusan team. Begitu pula dengan kredit yang ditolak, maka hendaknya dikirim surat penolakan sesuai dengan alasannya masing-masing.


Penandatanganan kesepakatan kredit/ perjanjian lainnya


Prosedur derma kredit ini merupakan lanjutan dari diputuskannya kredit, maka sebelum kredit dicairkan maka terlebih dahulu nasabah menandatangani kesepakatan kredit, mengingat jaminan dengan hipotek dan surat perjanjian atau pernyataan yang dianggap perlu.


Realisasi kredit


Realisasi kredit diberikan sesudah penandatanganan surat-surat yang dibutuhkan dengan membuka rekening tabungan atau giro di bank yang bersangkutan.


Penyaluran/penarikan dana


Tahap selesai mekanisme derma kredit ialah pencairan atau pengambilan uang dari rekening sebagai realisasi dari derma kredit dan sanggup diambil sesuai ketentuan dan tujuan kredit yaitu sekaligus atau secara bertahap.

Demikianlah pejelasan mengenai prosedur dalam derma kredit. Semoga dengan goresan pena ini kita semakin paham bagaimana tahap-tahap derma kredit yang dilakukan oleh pihak perbankan.

Load comments