Pengelompokkan negara-negara di dunia atas negara maju dan negara berkembang, biasanya didasarkan pada kecenderungan perkembangan ekonomi. Meskipun begitu, idealnya pengelompokkan negara maju dan negara berkembang harus dilihat dari banyak sekali aspek kehidupan, baik dari kondisi fisik maupun spiritualnya. Karena kenyataannya kemajuan suatu negara tidak hanya didasarkan pada kemajuan aspek ekonomi saja, tetapi juga aspek lain menyerupai moral, nilai, dan agama.
Adapun beberapa ciri yang biasanya dijadikan indicator untuk membedakan suatu negara apakah negara tersebut tergolong negara berkembang atau negara maju yaitu :
1. Tingkat urbanisasi
2. Tingkat selesai hidup bayi
3. Tingkat kelahiran
4. Jumlah penduduk
5. Tingkat pertumbuhan penduduk
6. Tingkat usia cita-cita hidup
7. Pendapatan perkapita
Negara maju pada umumnya telah menguasai pengetahuan dan teknologi serta telah bisa mengelola sumber daya alam secara optimal. Meski mempunyai sumber daya insan yang berkualitas di bidang andalan utama sebagai sumber devisa yaitu industry, perdagangan, dan jasa. Negara maju tingkat produktivitasnya tinggi sehingga pendapatan perkapita penduduknya juga relative tinggi. Melalui industry tingkat produktivits tinggi sehingga nilai jual juga menjadi tinggi/ mahal, alasannya yaitu negara maju sering juga disebut sebagai negara industry.
Mata pencarian masyarakat di negara maju biasanya berada di sector industry dan jasa. Namun tidak berarti sector pertanian ditinggalkan. Kegiatan pertanian masih tetap pada proporsi yang sedikit dan biasanya dilakukan dengan intensif dengan memakai alat-alat pertanian modern. Konsentrasi penduduk di negara maju berada di tempat perkotaan, berbeda dengan negara berkembang yang konsentrasi penduduknya berada di tempat pedesaan.
Di negara maju, industry dan jasa merupakan sector andalan yang sanggup memacu pertumbuhan ekonomi negara. Karena dengan adanya industrialisasi telah menjadikan efek positif bagi kelangsungan hidup rakyatnya, diantaranya :
1. Tenaga kerja yang diserap lebih banyak
2. Pengangguran menjadi sedikit
3. Produktivitas perkapita yang tinggi
4. Produksi barang lebih beragam, lebih cepat dan lebih banyak hasilnya
Selain itu, melalui proses industry nilai jual suatu barang menjadi lebih tinggi dan laba yang diperoleh pun lebih banyak. Berdasarkan ciri-ciri itulah, negara maju diidentikkan dengan negara industry.
Dalam kegiatan industrinya, negara maju telah melakukan industry modern, baik dalam industry ringan maupun industry berat. Pembagian kerja di negara maju telah usang dilakukan secara seorang jago professional.
Semua pembangunan sarana dan prasarana ekonomi di negara-negara maju telah melancarkan kegiatan produksi, distribusi, maupun konsumsi. Selain itu indicator yang sanggup dijadikan pola untuk membedakan negara maju dari negara berkembang dilihat dari kependudukan sebagai berikut :
1. Tingkat pertumbuhan penduduk relative rendah
2. Proporsi penduduk perkotaan jauh lebih tinggi dibandingkan pedesaan
3. Angka kelahiran dan selesai hidup sudah usang sanggup dikontrol
4. Angka buta karakter yang sangat rendah
5. Tingkat cita-cita hidupnya yang sangat tinggi
6. Pendapatan perkapita menawarkan kecenderungan yang tinggi
7. Kegiatan ekonomi berbasis pada bidang industry, jasa, dan perdagangan
8. Pertumbuhan penduduk rendah/ kecil.
9. Angka usia cita-cita hidup tinggi
10. Pendapatan perkapita penduduk tinggi
11. Realitas penduduk tinggi
12. Angka selesai hidup bayi rendah
13. Sebagian penduduk tinggal di perkotaan
Negara-negara yang sedang berkembang, biasanya merupakan negara yang masih mempunyai kemampuan pengembangan teknologi yang masih sederhana, sehinga masih mempunyai keterbatasan dalam memanfaatkan sumber daya alam yang ada.
Mata pencarin utama di negara-negara berkembang umumnya masih terfokus pada pertanian. Persebaran penduduknya umumnya tinggal di pedesaan, dan jumlah penduduk negara berkembang sangat banyak, contohnya tiga negara yang paling banyak penduduknya yang merupakan negara berkembang ketika ini yaitu Cina, India, dan Indonesia.
Selain itu, persebaran penduduk di negara berkembang masih belum merata, peluang kerja sedikit dan tingkat pendapatan penduduk pun rendah. Masalah-masalah menyerupai itulah yang sepertinya harus diselesaikan oleh negara-negara berkembang.
Satu hal yang perlu diperhatikan bahwa posisi negara-negara berkembang itu sementara. Karena setiap negara senantiasa berusaha untuk terus memacu diri supaya menjadi negara yang bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sehingga bisa saja sebuah negara yang semula miskin, alasannya yaitu perjuangan dan kerja kerasnya tergolong menjadi negara maju.
Berdasarkan uraian di atas, sanggup disimpulkan bahwa ciri-ciri negara yang sedang berkembang yaitu sebagai berikut :
1. Perkembangan kuantitas penduduknya yang relative pesat
2. Pendapatan perkapita negara itu relative kecil
3. Kegiatan penduduknya sebagian besar di bidang agraris tradisional
4. Kebanyakan penduduknya bermukim di pedesaan
Sebenarnya Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) mempunyai acara untuk memperkecil perbedaan antara negara berkembang dengan negara maju. Negara berkembang di berikan sumbangan di banyak sekali bidang supaya sanggup meningkatkan perekonomiannya. Demikianlah klarifikasi mengenai ciri-ciri negara maju dan negara berkembang. Semoga bermanfaat.