Thursday, April 4, 2019

Macam-Macam Substansi Kebudayaan

Kebudayaan berkembang pada setiap aspek kehidupan suatu peradaban. Kebudayaan terbentuk secara sistematis dan membentuk sistem budaya dalam suatu suku atau bangsa. Secara umum setiap sistem budaya mempunyai substansi yang di antaranya berupa  pengetahuan, nilai, pandangan hidup, kepercayaan, persepsi, dan etos ekerja. Beberapa  unsur kebudayaan tersebut sangat besar lengan berkuasa bagi terbentuknya kepribadian.

Pengetahuan


Pengetahuan sanggup dikatakan sebagai dugaan-dugaan (hipotesa) yang telah t eruji k ebenarannya, baik melalui teori-teori tertentu maupun melalui pengalaman pribadi dalam kehidupan nyata. Misalnya: air akan mendidih pada suhu 100 derajat Celsius, angin bertiup dari tekanan udara yang tinggi menuju tekanan udara yang rendah, pada ekspresi dominan penghujan banyak sekali macam tanaman akan tumbuh dengan subur, rajin pangkal pandai  ekonomis pangkal kaya, dan lain sebagainya. Manusia sangat memerlukan pengetahuan dalam  melangsungkan kehidupannya.

Nilai


Nilai merupakan segala sesuatu yang dianggap berharga, dianggap baik, dan  dianggap benar yang telah diterima dan disepakati bersama dalam kehidupan masyarakat. S elanjutnya, nilai tersebut dijadikan pedoman oleh setiap warga masyarakat dalam melaksanakan  acara hidup sehari-hari. Prof. Notonegoro mengklasifikasikan nilai menjadi tiga bagian, yaitu: 
  1. Nilai Material Nilai material merupakan nilai yang terkandung dalam suatu benda lantaran berguna sebagai materi pembuatan barang tertentu, menyerupai pasir, batu, tembaga, emas, kerikil bara, dan sebagainya. 
  2. Nilai Vital Nilai vital yaitu nilai yang terkandung di dalam suatu benda sebagai jawaban dari kegu- naan atau fungsi yang ditimbulkan dari benda yang bersangkutan. Misalnya: gergaji memi- liki nilai untuk memotong kayu, kapak mempunyai nilai untuk membelah kayu, kendaraan mempunyai nilai sebagai alat transportasi, kalkulator mempunyai nilai sebagai mesin hitung, dan sebagainya. 
  3. Nilai Spiritual Nilai spiritual yaitu nilai yang terkandung di dalam jiwa manusia. Nilai spiritual ini bersifat absurd yang mencakup nilai religius, nilaiestetika, dan nilai moral. Nilai religius merupakan nilai-nilai kebenaran yang terkandung di dalam suatu pemikiran agama atau keper- cayaan tertentu. Nilai estetika merupakan nilai keindahan yang terdapat dalam suatu benda. Sedangkan nilai moral merupakan nilai mengenai baik buruknya sikap manusia.

 Kebudayaan berkembang pada setiap aspek kehidupan suatu peradaban Macam-Macam Substansi Kebudayaan

Pandangan Hidup


Pandangan hidup merupakan suatu prinsip yang dianut oleh seseorang atau sekelompok orang. Pandangan hidup seseorang sangat dipengaruhi oleh pengetahuan dan pengalaman hidup yang dimiliki. Sifat dari suatu pandangan hidup sangat absurd lantaran hanya terdapat di dalam jiwa manusia. Namun demikian, pandangan hidup tersebut sangat besar lengan berkuasa terhadap persepsi, sikap,  dan sikap seseorang. Pada masyarakat Indonesia, Pancasila dianggap sebagai pandangan hidup bangsa, artinya Pancasila telah tumbuh dan berkembang pada masyarakat Indonesia sehingga menjadi pedoman dalam kehidupan sehari-hari.

Kepercayaan


Kepercayaan merupakan pandangan hidup yang telah menyatu dan mendarah daging pada diri manusia, baik secara individual maupun secara kolektif, sehingga menjadi dasar dalam berpikir, bersikap, dan berperilaku. Dikaitkan dengan kehidupan keagamaan, keper- cayaan diimplementasikan dalam bentuk kepercayaan dan taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Dalam konteks menyerupai ini, kepercayaan akan berkembang secara sistematis dengan para pengikut yang fanatis.

Persepsi


Persepsi merupakan pandangan seseorang terhadap sesuatu hal. Antara orang yang satu dengan orang yang lain tidak selalu mempunyai persepsi yang sama terhadap suatu hal. Hal ini disebabkan lantaran adanya perb edaan sudut pandang yang dimiliki oleh masing- m absurd orang. Biasanya persepsi akan tampak dalam bentuk sikap yang ditunjukkan oleh  seseorang.

Etos Kerja


Penemuan-penemuan dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi menyerupai di atas menunjukkan adanya etos kerja yang tinggi  Etos kerja merupakan prinsip-prinsip yang dimiliki oleh seseorang dalam hubungan- nya dengan semangat kerja. Etos kerja seseorang dipengaruhi dua faktor, yaitu: (1) faktor lingkungan budaya, dan (2) faktor potensi individual.

Load comments