Tuesday, December 17, 2019

Pengertian Seni Dan Hubungannya Dengan Ilmu Manajemen Publik

Pada kesempatan ini kita akan membahas pengertian seni. Pengertian seni di sini  bukanlah pengertian seni pada umumnya, melainkan pengertian seni dalam hubungannya dengan ilmu manajemen publik.

Menurut George R Terry, seni yakni kekuatan eksklusif seseorang yang kreatif, ditambah dengan keahlian yang bersangkutan dalam menampilkan karyanya.

Jadi, seni merupakan kemampuan dan kemahiran dari seseorang untuk mewujudkan cipta, rasa, dan karsa yang dimiliki yang bersangkutan dalam kiprah dan fungsinya sebagai seorang seniman.

Seni biasanya merupakan talenta alamiah yang dibawa semenjak seseorag dilahirkan. Dengan demikian, seni merupakan karunia Allah SWT. Tetapi sanggup pula seni yang diperoleh dari lingkungan ibarat pendidikan, agama, pergaulan, pengalaman, dan budaya serta praktik-praktik sehari-hari suatu kelompok etnis.

Administrasi publik selain sebagai suatu ilmu, juga sanggup dikatakan sebagai suatu seni, alasannya yakni kita saksikan sendiri bagaimana seorang eksekutif publik bisa menyelenggarakan, menata, dan mengurur organisasinya tanpa keterpaksaan bawahannya kendati organisasi itu negara.

Selain itu, sebagai contoh, kita lihat bagaimana kemahiran dan kiat seorang eksekutif publik menyatukan suatu negara, contohnya Jerman, yang pada awalnya berbentuk kerajaan-kerajaan kecil yang lalu mampun disatukan oleh Otto von Bismarck, dan bahkan di lalu hari berkekuatan meletuskan perang dunia pertama.

Setelah kalah perang dan terpisah-pisah dalam Republik Weimar federal, namun tetap praktis dipersatukan kembali oleh Adolf Hitler bersama kekuatan sosial politik Nazi, sehingga berkekuatan untuk meletuskan Perang Dunia Kedua, walaupun pada kesannya Jerman kalah dan terpecah menjadi dua dalam perbedaan ideologi Timur dan Barat yang jauh berbeda, hingga dibatasi dengan Tembok Berlin yang kokoh, namun tetap sanggup bersatu kembali dan sekarang Jerman  menjadi salah satu kekuatan ekonomi dunia.

Jadi, bagi bangsa Jerman yang besar hati dengan suku bangsa Arianya inilah, seni yakni keahlian managerial, dalam mempersatukan bangsanya.

Secara etimologi, seni berasal dari kata Arts (bahasa Inggris) atau artes (bahasa Yunani) yang berarti kemahiran yang diperoleh seseorang dari talenta atau pengalaman.

Sebagaimana telah disampaikan pada uraian-uraian tersebut di muka, maka sebagai suatu seni administrasi, atau dikenal juga sebagai seni management, ibarat seni membujuk (persuasif) dan seni mendorong (motivasi) pihak lain (baik bagi bawahan maupun bagi masyarakat/ warga setempat).

Dalam memotivasi orang lain kita harus mengetahui apa-apa yang menjadi kebutuhan (needs) setiap orang, apa yang sanggup membuat seseorang itu puas atau membuat seseorang itu tidak puas.

Seseorang yang ingin memenuhi kebutuhannya terdorong untuk mengerjakan sesuatu. Maslow membagi kebutuhan dasar insan atas lima kelompok kebutuhan, yaitu kebutuhan akan makan dan minum, seks, kebutuhan akan rasa kondusif baik moril maupun materiil, kebutuhan untuk bergaul, dan kebutuhan untuk dipuji serta untuk berprestasi.

Bila kebutuhan-kebutuhan tersebut menimbulkan kepuasan batin, sehingga jikalau tidak sanggup dipenuhi akan menimbulkan ketidakpuasan. Yang dimaksud dengan ketidakpuasan alasannya yakni tidak terpenuhinya kebutuhan yaitu kemiskinan, keterkekangan, keterhinaan, dan pengebirian inspirasi atau pendapat untuk berkreasi.

Sebagai perjuangan untuk menghilangkan kekecewaan setiap orang cenderung bersedia mengajarkan penanggulangannya. Di sinilah eksekutif melayani penanggulangan banyak sekali kedala ataupun kebutuhan tersebut, biar warganya pada giliran berikutnya sanggup dimotivasi untuk bekerja sesuai proposal sang adminitrator.

Maka itu, sebagai inti manajemen dikenal istilah management. Selanjunya, inti dari management ini yakni kepemimpinan.

 Pada kesempatan ini kita akan membahas pengertian seni Pengertian Seni dan Hubungannya dengan Ilmu Administrasi Publik


Dengan demikian, pendapat yang menyampaikan bahwa ilmu adminitrasi yakni suatu seni, sanggup ditolelir alasannya yakni maksudnya yakni seni vokal (bagaimana kemampuan menggerakkan orang-orang dalam kharismatis retorika, adminitrator, dan kekuasaan kepemimpinan), atau seni sastra (bagaimana kemampuan menciptakan, mengkarsakan, dan mencicipi surat-surat keputusan yang berpengaruh, atau juga bagaimana kemampuan mendalangi bawahan serta lakon yang harus dimiliki sang eksekutif sebagai manajer).

Demikianlah klarifikasi mengenai pengertian seni dan hubungannya dengan manajemen publik. Semoga goresan pena ini bermanfaat untuk kita semua.

Load comments