Tuesday, January 14, 2020

Kegiatan-Kegiatan Bank Umum

Secara umum, kegiatan bank umum lebih luas dari pada bank perkreditan rakyat. Artinya, produk yang ditawarkan bank umum lebih beragam, hal ini disebabkan lantaran bank umum mempunyai kebebasan untuk memilih produk dan jasanya.

Bank umum atau yang lebih dikenal dengan nama bank komersil merupakan bank yang paling banyak beredar di Indonesia. bank umum juga mempunyai aneka macam keunggulan dibandingkan BPR, baik dalam bidang pelayanan maupun jangkauan wilayah operasinya. Artinya bank umum mempunyai kegiatan proteksi jasa yang paling lengkap dan daoat beroperasi di seluruh wilayah Indonesia.

Kegiatan bank umum secara lengkap mencakup kegiatan sebagai berikut :


1. Menghimpun dana (funding)

Kegiatan menghimpun dana merupakan kegiatan bank umum untuk membeli dana dari masyarakat. Kegiatan ini dikenal juga dengan nama funding. Kegiatan membeli dana sanggup dilakukan dengan cara mengatakan aneka macam jenis simpanan yang biasa disebut rekening atau account. Jenis-jenis simpanan yang ada remaja ini ialah :
  • Simpanan giro (demand deposit), merupakan simpanan pada bank yang penarikannya sanggup dilakukan dengan memakai cek dan bilyet giro. Kepada setiap pemegang rekening akan diberikan bunga yang  dikenal dengan nama jasa giro.
  • Simpanan tabungan (saving deposit), merukan simpanan pada bank yang penarikannya sesuai dengan yang ditetapkan oleh bank. Penarikan tabungan sanggup dilakukan melalui  buku tabungan, slip penarikan, kuitansi, atau memakai ATM.
  • Simpanan deposito (time deposit), merupakan simpanan yang mempunyai jangka waktu tertentu (jatuh tempo). Penarikannya pun dilakukan sesuai dengan jangka waktu tersebut.


2. Menyalurkan dana (lending)

Menyalurkan dana merupakan kegiatan bank umum untuk menjual dana yang berhasil dihimpun dari masyarakat. Kegiatan ini dikenal dengan nama lending. Penyaluran dana yang dilakukan oleh bank dilakukan melalui proteksi pinjaman atau kredit.

Sebelum kredit diluncurkan bank terlebih dahulu menilai kelayakan kredit yang diajukan oleh nasabah. Kelayakan ini mencakup aneka macam aspek penilaian. Secara umum, jenis-jenis kredit yang ditawarkan mencakup :
  • Kredit investasi, merupakan kredit yang diberikan kepada pengusaha yang melaksanakan investasi atau penanaman modal.
  • Kredit modal kerja, merupakan kredit yang dipakai sebagai modal usaha.
  • Kredit perdagangan, merupakan kredit yang diberikan kepada para pedagang dalam rangka memperlancar atau memperluas atau memperbesar kegiatan perdagangannya.
  • Kredit produktif, merupakan kredit yang sanggup berupa investasi, modal kerja atau perdagangan.
  • Kredit konsumtif, merupakan kredit yang dipakai untuk keperluan eksklusif contohnya keperluan konsumsi, baik pangan, sandang, maupun papan.
  • Kredit profesi, merupakan kredit yang diberikan kepada para kalangan profesional ibarat dosen, dokter, atau pengacara.


3. Memberikan jasa-jasa bank lainnya

Jasa-jasa bank lainnya merupakan kegiatan bank umum penunjang untuk mendukung kelancaran kegiatan menghimpun dan menyalurkan dana dari masyarakat. Sekalipun kegiatan penunjang, kegiatan bank ini sangat banyak mengatakan laba bagi bank dan nasabah. 

Dalam praktiknya, jasa-jasa bank lainnya mencakup :
  • Transfer
  • Kliring
  • Inkaso
  • Safe deposit box
  • Bank card (kartu kredit)
  • Bank notes
  • Bank garansi
  • Bank draft
  • Letter of Credit
  • Cek wisata (Travellers Cheque)
  • Menerima setoran-setoran
  • Melayani pembayaran-pembayaran
  • Bermain di pasar modal
  • Dan lain-lain.

 lebih luas dari pada bank perkreditan rakyat Kegiatan-Kegiatan Bank Umum


Demikianlah klarifikasi mengenai kegiatan-kegiatan  bank umum. Semoga goresan pena ini bermanfaat.


Monday, January 13, 2020

Kegiatan-Kegiatan Bank Perkreditan Rakyat, Bank Gabungan Dan Bank Asing

Kegiatan Bank Perkreditan Rakyat (BPR)


Kegiatan Bank Perkreditan Rakyat (BPR) intinya sama dengan acara Bank Umum, hanya yang menjadi perbedaan ialah jumlah jasa bank yang diberikan bank perkreditan rakyat jauh lebih sempit.

BPR dibatasi oleh banyak sekali persyaratan, sehingga tidak sanggup berbuat seleluasa bank umum. Keterbatasan acara BPR ini juga dikaitkan dengan misi pendirian Bank Perkreditan Rakyat itu sendiri.

Dalam praktiknya, kegiatan-kegiatan Bank Perkreditan Rakyat ialah sebagai berikut :
  1. Menghimpun dana hanya dalam bentuk simpanan tabungan dan simpanan deposito.
  2. Menyalurkan dana dalam bentuk kredit investasi, kredit modal kerja, kredit perdagangan.

Karena keterbatasan yang dimiliki oleh BPR, maka ada beberapa larangan yang tidak boleh dilakukan oleh BPR. Larangan ini mencakup :
  1. Menerima simpanan giro
  2. Mengikuti kliring
  3. Melakukan acara valuta asing
  4. Melakukan acara perasuransian


Kegiatan  Bank Campuran dan Bank Asing


Kegiatan-kegiatan bank abnormal dan bank adonan yang ada di Indonesia ialah sama dengan acara bank umum. Yang membedakan acara bank abnormal dan bank umum milik Indonesia ialah mereka lebih dikhususkan dalam bidang-bidang tertentu dan ada larangan pula dalam melaksanakan kegiatannya.

Adapun kegiatan bank abnormal dan bank campuran di Indonesia remaja ini ialah :

a.Dalam mencari dana bank abnormal dan bank adonan juga membuka simpanan giro dan simpanan deposito namun tidak boleh mendapatkan simpanan dalam bentuk tabungan.

b.Dalam hal derma kredit yang diberikan lebih diarahkan ke bidang-bidang tertentu saja ibarat dalam bidang :
Perdagangan internasional
Barang industri dan produksi
Penanaman modal asing/ campuran
Kredit yang tidak sanggup dipenuhi oleh bank swasta nasional

c.Sedangkan khusus untuk jasa-jasa bank lainnya juga sanggup dilakukan oleh bank umum adonan dan bank abnormal sebagaimana layaknya bank umum yang ada di Indonesia sebagai berikut :
Jasa tranfer
Jasa kliring
Jasa inkaso
Jasa jual beli valuta asing
Jasa bank card (kartu kredit)
Jasa bank draft
Jasa safe deposit box
Jasa pembukaan dan pembayaran Letter of Credit
Jasa bank garansi
Jasa bank notes
Jasa jual beli travellers cheque
Jasa-jasa bank umum lainnya

 intinya sama dengan acara Bank Umum Kegiatan-Kegiatan Bank Perkreditan Rakyat, Bank Campuran Dan Bank Asing


Demikianlah klarifikasi mengenai kegiatan-kegiatan Bank Perkreditan Rakyat (BPR), bank adonan dan bank asing. Semoga goresan pena ini bermanfaat untuk kita semua. 

Sunday, January 12, 2020

Pengertian Bank Notes Sebagai Jasa-Jasa Bank Lainnya

Pengertian bank notes secara umum yaitu uang kartal absurd yang dikeluarkan atau diterbitkan oleh bank luar negeri. Bank notes dikenal juga dengan istilah “devisa tunai” yang mempunyai sifat-sifat menyerupai uang tunai. Dalam praktiknya, bank notes diperjualbelikan di bank dan pedagang valuta asing. Namun tidak semua bank notes sanggup diperjualbelikan, hal ini tergantung dari pada peraturan devisa di negara asal bank notes.

Kegiatan jual beli bank notes merupakan transaksi antara valuta yang sanggup diterima pembayarannya dan yang sanggup diperjualbelikan atau  diperdagangkan kembali sesuai dengan nilai rupiah pada ketika itu. 

Dalam transaksi jual beli bank notes, bank biasanya mengelompokkan bank notes ke dalam dua klasifikasi, yaitu bank notes yang lemah dan bank notes yang berpengaruh kebanyakan bank lebih menyukai bank notes yang mempunyai nilai tukar yang kuat.

Pengelompokkan bank notes yang berpengaruh menurut kategori sebagai berikut :
  1. Bank notes tersebut gampang diperjualbelikan.
  2. Nilai tukar terkendali/ stabil
  3. Frekuensi penjualan sering terjadi.
  4. Dan pertimbangan lainnya.

Sedangkan kelompok bank notes yang lemah yaitu kebalikan dari bank notes yang kuat, dalam pengelompokkan ini tergantung dari bank yang bersangkutan. 

Dalam praktiknya, bank tidak selalu mendapatkan penjualan dan pembelian bank notes hal ini disebabkan oleh beberapa alasan, yaitu :
  1. Kondisi bank notes cacat/ rusak.
  2. Tergolong dalam valuta lemah.
  3. Tidak mempunyai persediaan.
  4. Diragukan keabsahannya.

Untuk bank notes yang lemah dan sulit diperdagangkan maka bank menjualnya kembali ke Bank Indonesia atau kantor sentra bank yang bersangkutan. Penjualan bank notes di samping dilakukan antarbank juga diperjualbelikan di travel, authorized money changer (pedagang valuta asing) dan kawasan lainnya.

Contoh bank notes yang tergolong dalam kategori berpengaruh yaitu :

USD : United State Dollar (Amerika)
SGD : Singapore Dollar (Singapura)
GBP         : Great Britain Poundsterling (Inggris)
AUD : Australian Dollar (Australia)
DEM : Deutsche Mark (Jerman)
JPY         : Japanese Yen (Jepang)
HKD : Hongkong Dollar (Hongkong)

Sedangkan bank notes yang tergolong dalam kategori lemah antara lain :

ITL         : Italian Lira (Itali)
NLG : Netherland Guilder (Belanda)
FRF         : French Franc (Perancis)
CAD : Canadian Dollar (Canada)
NZD : New Zealands Dollar (Selandia Baru)
MYR : Malaysian Ringgit (Malaysia)
THB : Thai Baht (Thailand)

Dalam transaksi jual beli bank notes, bank memakai kurs. Kurs ini setiap hari diperoleh dari kurs konversi yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia, di mana isinya perbandingan antara nilai tukar rupiah dengan valuta asing.

Kurs yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia oleh perbankan dijadikan patokan harga mata uang absurd tersebut. Kurs ini dipergunakan untuk transaksi jual dan beli ditambah dengan laba yang dibutuhkan oleh bank tersebut. 

 secara umum yaitu uang kartal absurd yang dikeluarkan atau diterbitkan oleh bank luar neg Pengertian Bank Notes sebagai Jasa-Jasa Bank Lainnya


Dalam setiap transaksi jual beli bank notes ada dua macam kurs yang digunakan, yaitu kurs beli (buying rate) dan kurs jual (selling rate). Penggunaan kurs beli dan kurs jual dalam transaksi bank notes yaitu sebagai berikut :
  1. Kurs jual pada ketika bank menjual bank notes, artinya dalam hal ini nasabah membeli bank notes.
  2. Kurs beli pada ketika bank membeli bank notes, artinya dalam hal ini nasabah menjual bank notes.

Demikianlah klarifikasi mengenai bank notes sebagai salah satu dari jasa-jasa bank lainnya. supaya goresan pena ini bermanfaat untuk kita semua.

Saturday, January 11, 2020

Jenis-Jenis Jasa Bank Lainnya

Selain menghimpun dana dan menyalurkannya kepada masyarakat, bank juga menyediakan jasa-jasa bank lainnya. jasa-jasa bank lainnya ini sangat bermanfaat bagi masyarakat umum dan memperlihatkan banyak laba pada sebuah bisnis perbankan.

Semakin lengkap jasa-jasa bank lainnya yang sanggup dilayani oleh bank maka akan semakin baik. Kelengkapan ini ditentukan dari permodalan bank serta kesiapan bank dalam menyediakan SDM yang handal. Di samping itu, juga perlu didukung oleh kecanggihan teknologi yang dimilikinya.

Berikut ini ialah jenis-jenis jasa bank lainnya yang ditawarkan oleh bank


Kiriman uang (transfer)


Kiriman uang atau tranfer merupakan jasa bank lainnya yang sangat mempunyai kegunaan dikala ini. acara tranfer mencakup jasa pengirman uang lewat bank. Pengiriman uang ini sanggup dilakukan pada bank yang sama juga bank yang berlainan. Pengiriman uang sanggup dilakukan dengan tujuan dalam kota, dalam negeri, bahkan luar negeri. Khusus pengiriman uang ke luar negeri harus melalui devisa. Jasa bank ini memperlihatkan banyak kemudahan ditengah menjamurnya bisnis online dikala ini dan mulai tingginya kepercayaan masyarakat terhadap jasa bank ini.


Kliring (clearing)


Kliring merupakan jasa bank lainnya yang berupa penagihan warkat (surat-surat berharga menyerupai cek dan bilyet giro) yang berasal dari dalam kota. Proses penagihan warkat kliring memakan waktu satu hari. Besarnya biaya penagihan tergantung pada bank yang bersangkutan.


Inkaso (collection)


Inkaso merupakan penagihan warkat (surat-surat berharga menyerupai cek dan bilyet giro) yang berasal dari luar kota atau luar negeri proses penagihan lewat inkaso tergantung dari jarak lokasi penagihan dan biasanya memakan waktu satu ahad hingga satu bulan. Besarnya biaya yang dibebankan tergantung pada bank dengan pertimbangan jarak dan pertimbangan lainnya.


Safe deposit box


Safe deposit box atau dikenal juga dengan istilah safe loket. Jasa bank lainnya ini memperlihatkan pelayanan penyewaan box atau kotak pengaman daerah menyimpan surat-surat berharga atau barang-barang berharga milik nasabah. Biasanya barang-barang yang disimpan tersbeut kondusif dari ancaman kebakaran dan pencurian. Kepada nasabah penyewa box akan dikenakan biaya yang besarnya tergantung ukuran box dan lamanya jangka waktu penyewaan.


Bank card (kartu kredit)


Bank card lebih polpuler dengan nama kartu kredit, atau disebut juga katu plastik atau uang plastik. Kartu ini sanggup dibelanjakan di banyak sekali tempat-tempat perbelanjaan atau tempat-tempat hiburan. Kartu ini juga sanggup dipakai untuk mengambil uang dari ATM. Pemegang kartu kredit dikenai biaya tahunan yang besarnya telah ditetapkan oleh bank.


Bank notes


Bank notes merupakan jasa penukaran valuta asing. Dalam jual beli bank notes bank memakai kurs (nilai tukar rupiah dengan mata uang asing).


Bank garansi


Bank garansi merupakan jaminan bank yang diberikan kepada nasabah dalam rangka membiayai suatu usaha. Dengan jaminan bank ini si pengusaha memperoleh akomodasi untuk melaksanakan kegiatannya dengan pihak lain. Tentu sebelum jaminan bank dikeluarkan bank maka terlebih dahulu bank akan mempelajari dapat dipercaya nasabahnya.


Bank draft


Bank draft merupakan jasa bank lainnya berupa wesel yang dikeluarkan oleh bank kepada para nasabahnya. Wesel ini sanggup diperjualbelikan apabila nasabah membutuhkannya.


Letter of Credit (L/C)


Letter of credit merupakan surat kredit yang diberikan kepada para eksportir dan importir yang dipakai untuk melaksanakan pembayaran atas transaksi ekspor-impor yang mereka lakukan. Dalam transaksi ini terdapat banyak sekali macam jenis Letter of Credit, sehingga nasabah sanggup meminta sesuai dengan  kondisi yang diinginkannya.


Cek wisata (Travellers Cheque)


Travellers cheque merupakan cek perjalanan yang biasanya dipakai oleh turis atau wisatawan. Cek wisata sanggup dipergunakan sebagai alat  pembayaran di banyak sekali daerah pembelanjaan atau hiburan menyerupai hotel, supermarket, dan lain-lain. Cek wisata juga sanggup dijadikan hadiah kepada para relasinya.



Menerima setoran-setoran


Jasa-jasa bank lainnya dalam hal ini ialah bank membantu nasabahnya dalam rangka menampung setoran dari banyak sekali tempat, antara lain :
  • Pembayaran pajak
  • Pembayaran telepon
  • Pembayaran air
  • Pembayaran listrik
  • Pembayaran uang kuliah


Melayani pembayaran-pembayaran


 Selain menghimpun dana dan menyalurkannya kepada masyarakat Jenis-Jenis Jasa Bank Lainnya


Sama menyerupai dalam hal mendapatkan setoran-setoran, dalam hal ini bank juga melaksanakan pembayaran menyerupai yang diperintahkan oleh nasabahnya, antara lain :
  • Membayar gaji/ pensiun / honorarium
  • Pembayaran deviden
  • Pembayaran kupon
  • Pembayaran bonus/ hadiah


Bermain di pasar modal


Kegiatan bank sanggup memperlihatkan atau bermain surat-surat berharga di pasar modal. Bank sanggup berperan dalam banyak sekali acara menyerupai menjadi :
  • Penjamin emisi (underwriter)
  • Penjamin (guarantor)
  • Wali amanat (trustee)
  • Perantara perdagangan efek (pialang/ broker)
  • Perdagangan efek (dealer)
  • Perusahaan pengelola dana (investment company)


Demikiahlah klarifikasi mengenai jasa-jasa bank lainnya selain mengumpulkan dan menghimpun dana dari masyarakat serta menyalurkannya. Semoga goresan pena ini bermanfaat untuk kita semua.

Pengertian Bank, Aktivitas Bank, Dan Fungsi Bank

Pengertian bank


Pengertian bank secara umum sanggup diartikan sebagai forum keuangan yang kegiatan usahanya yakni menghimpun dana dari masyarakat dan menyalurkan kembali dana tersebut kepada masyarakat serta menawarkan jasa-jasa bank lainnya. sedangkan pengertian forum keuangan yakni setiap perusahaan yang bergerak di bidang keuangan di mana kegiatannya apakah hanya menghimpun dana atau hanya menyalurkan dana atau kedua-duanya.

Pengertian bank menurut Undang-Undang Nomor 10 tahun 1998, bank yakni tubuh perjuangan yang menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan dan menyalurkannya ke masyarakat dalam bentuk kredit dan atau bentuk-bentuk lainnya dalam rangka meningkatkan taraf hidup rakyat banyak.

Dalam dunia moderen kini ini, peranan perbankan dalam memajukan kegiatan ekonomi suatu negara sangatlah  besar. Hampir semua sektor yang bekerjasama dengan aneka macam kegiatan keuangan selalu membutuhkan jasa bank. Oleh lantaran itu ketika ini di masa yang akan tiba kita tidak akan sanggup terlepas dari dunia perbankan jikalau hendak menjalankan acara keuangan, baik perorangan, lembaga, baik sosial ataupun perusahaan.

Begitu pentingnya dunia perbankan, sehingga ada anggapan bahwa bank merupakan nyawa untuk menggerakkan roda perekonomian suatu negara. Mungkin inilah yang menjadi pertimbangan sehingga honor gubernur Bank Indonesia lebih besar dari pada honor presiden.

Anggapan bahwa bank yakni nyawa perekonomian tidaklah salah, lantaran fungsi bank sebagai forum keuangan sangat vital. Fungsi bank antara lain dalam hal membuat uang, mengedarkan uang, menyediakan uang untuk menjunjang kegiatan usaha, daerah mengamankan uang, daerah melaksanakan investasi dan jasa keuangan lainnya.


Kegiatan-kegiatan bank secara umum


Dari dua definisi bank yang ada di atas, sanggup disimpulkan bahwa bank yakni forum keuangan yang kegiatannya mencakup :


1. Menghimpun dana (uang) dari masyarakat dalam bentuk simpanan, maksudnya dalam hal ni bank sebagai daerah untuk menyimpan uang atau berinvestasi bagi masyarakat. Tujuan utama masyarakat menyimpan uang biasanya yakni untuk keamanan uangnya. Sedangkan tujuan kedua yakni untuk melaksanakan investasi dengan keinginan memperoleh hasil dari simpanannya.

Tujuan lainnya yakni untuk memudahkan melaksanakan transaksi pembayaran. Untuk memenuhi tujuan di atas, baik untuk mengamankan uang maupun untuk melaksanakan investasi, bank menyediakan sarana yang disebut simpanan.

Jenis simpanan yang ditawarkan sangat bervariasi tergantung dari bank yang bersangkutan. Secara umum jenis simpanan yang ada di bank yakni simpanan giro (demand deposit), simpanan tabungan (saving deposit), dan simpanan deposito (time deposit).


2. Menyalurkan dana ke masyarakat, maksudnya yakni bank menawarkan donasi (kredit) kepada masyarakat yang mengajukan permohonan. Dengan kata lain, bank menyediakan dana bagi masyarakat yang membutuhkannya. Pinjaman atau kredit yang diberikan dibagi dalam aneka macam jenis sesuai keinginan nasabah.

Tentu saja sebelum kredit diberikan bank terlebih dahulu menilai apakah kredit tersebut layak diberikan atau tidak. Penilaian ini dilakukan semoga bank terhindar dari kerugian akhir tidak sanggup dikelmbalikannya donasi yang disalurkan bank dengan aneka macam sebab. Jenis kredit yang biasa diberikan oleh hampir semua bank yakni ibarat kredit investasi, kredit modal kerja, dan kredit perdagangan.


3. Memberikan jasa-jasa bank lainnya ibarat pengiriman uang (transfer), penagihan surat-surat berharga yang berasal dari dalam kota (kliring), penagihan surat-surat berharga yang berasal dari luar negeri (inkaso), Letter of Credit (L/C), safe deposit box, bank garansi, bank notes, travellers cheque, dan jasa lainnya. jasa-jasa bank lainnya ini merupakan jasa pendukung daru kegiatan pokok bank yaitu menghimpun dan menyalurkan dana.


Fungsi bank

secara umum sanggup diartikan sebagai forum keuangan yang kegiatan usahanya yakni menghim Pengertian Bank, Kegiatan Bank, dan Fungsi Bank


Dalam praktiknya, bank dibagi dalam beberapa jenis. Jika ditinjau dari segi fungsinya bank dikelompokkan menjadi tiga jenis, yaitu Bank Sentral, Bank Umum, dan Bank Perkreditan Rakyat.

Bank Sentral merupakan bank yang mengatur aneka macam kegiatan yang berkaitan dengan dunia perbankan dan dunia keuangan di suatu negara. Di setiap negara hanya ada satu bank sentral yang dibantu oleh cabang-cabangnya. Di Indonesia fungsi sebagai Bank Sentral dipegang oleh Bank Indonesia (BI). Fungsi Bank Indonesia disamping sebagai bank sentral yakni sebagai bank sirkulasi, bank to bank, dan lender of the last resort.

Fungsi bank sebagai bank sirkulasi yakni mengatur peredaran uang di suatu negara. Sedangkan fungsi bank to bank yakni mengatur perbankan di suatu negara. Kemudian fungsi sebagai lender of the last resort yakni sebagai daerah peminjaman yang terakhir.

Pelayanan yang diberikan oleh Bank Indonesia lebih banyak kepada pihak pemerintah dan dunia perbankan. Dengan kata lain nasabah Bank Indonesia dalam hal ini lebih banyak kepada forum perbankan.

Tujuan utama Bank Indonesia sebagai Bank Sentral yakni mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah. Untuk mencapai tujuan tersebut, bank sentral mempunyai kiprah tetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter, mengatur dan menjaga kelancaran sistem devisa serta mengatur dan mengawasi bank.

Bank umum merupakan bank yang bertugas melayani seluruh jasa-jasa perbankan dan melayani segenap lapisan masyarakat, baik masyarakat perorangan maupun lembaga-lembaga lainnya. bank umum juga dikenal dengan nama bank komersil dan dikelompokkan ke dalam dua jenis, yaitu bank umum devisa dan bank umum non devisa.

Bank umum  yang berstatus devisa mempunyai produk yang lebih luas dari pada bank umum yang bersatus non devisa. Bank devisa antara lain sanggup melaksanakan jasa yang bekerjasama dengan seluruh mata uang abnormal atau jasa bank ke luar negeri, sedangkan bank devisa tidak.

Bank Perkreditan Rakyat (BPR) merupakan bank yang khusus melayani masyarakat kecil di kecamatan dan pedesaan. Bank Perkreditan Rakyat berasal dari Bank Desa, Bank Pasar, Lumbung Desa, Bank Pegawai,  dan  bank lainnya yang kemudian dilebur menjadi Bank Perkreditan Rakyat.

Jenis produk yang ditawarkan oleh  Bank Perkreditan Rakyat relatif lebih sempit jikalau dibandingkan dengan bank umum, bahkan ada  beberapa jenis jasa bank yang dihentikan diselenggarakan oleh Bank Perkreditan Rakyat, ibarat pembukaan rekening giro dan ikut kliring.

Demikianlah klarifikasi singkat mengenai pengertian bank, kegiatan bank, dan fungsi bank. Semoga goresan pena ini bermanfaat untuk kita semua.  

Friday, January 10, 2020

Jenis-Jenis Kantor Bank

Jenis-Jenis kantor bank muncul alasannya yaitu bank terdiri dari banyak sekali macam jenis tingkatan. Seperti yang kita ketahui, kalau dilihat dari banyak sekali segi bank sanggup dikategorikan ke dalam banyak sekali jenis. Demikian pula dalam satu bank terdapat banyak sekali jenis tingkatan. Jenis tingkatan ini ditunjukkan dari volume kegiatan, kelengkapan jasa yang ditawarkan, wewenang mengambil keputusan, serta jangkauan wilayah operasinya. Jadi, apa saja jenis-jenis kantor bank ?

Untuk memilih tingkatan atau jenis-jenis kantor bank sanggup dilihat luasnya acara jasa-jasa bank yang ditawarkan dalam suatu cabang bank. Luasnya acara ini tergantung dari budi kantor sentra bank tersebut.

Di samping itu besar kecilnya acara cabang bank tersebut tergantung pula dari wilayah operasinya. Begitu pula dengan wewenang pengambilan keputusan suatu masalah, menyerupai dalam hal batas santunan kredit juga dimiliki oleh masing-masing tingkatan.

Jenis-jenis kantor bank yang dimaksud yaitu sebagai berikut :


Kantor Pusat


Kantor Pusat merupakan jenis kantor bank di mana semua acara perencanaan hingga pada pengawasan terdapat pada kantor ini. Setiap bank mempunyai satu kantor sentra dan kantor sentra tidak melaksanakan acara operasional sebagaimana kantor bank lainnya akan tetapi mengendalikan jalannya budi kantor sentra terhadap cabang-cabangnya. Diartikan pula bahwa acara kantor sentra bank hanya melayani cabang-cabangnya saja dan tidak melayani jasa bank kepada masyarakat umum.


Kantor cabang penuh


Kantor cabang penuh merupakan salah satu kantor cabang  yang memperlihatkan jasa paling lengkap. Dengan kata lain semua acara perbankan ada di kantor cabang penuh dan biasanya kantor cabang penuh membawahi kantor cabang pembantu.


Kantor cabang pembantu


Kantor cabang pembantu yaitu cabang yang berada di bawah kantor cabang penuh dan acara jasa bank yang dilayani hanya  sebagian dari acara cabang penuh. Perubahan status dari cabang pembantu ke cabang penuh  dimungkinkan apabila memang cabang tersebut dinilai sudah memenuhi kriteria sebagai cabang penuh dari kantor pusat.


Kantor kas

 muncul alasannya yaitu bank terdiri dari banyak sekali macam jenis tingkatan Jenis-Jenis Kantor Bank


Kantor kas merupakan jenis kantor bank yang paling kecil di mana kegiatannya hanya mencakup teller/ kasir saja. Dengan kata lain kantor kas hanya melaksanakan sebagian kecil dari acara perbankan da berada di bawah cabang pembantu  atau cabang penuh. Bahkan kini ini banyak kantor kas yang dilayani dengan kendaraan beroda empat dan sering disebut kas keliling.

Demikianlah klarifikasi mengenai jenis-jenis kantor bank. Semoga goresan pena ini bermanfaat dan jangan lupa baca materi-materi lainnya juga.

Thursday, January 9, 2020

Pengertian Travellers Cheque Atau Cek Wisata Dan Keuntungannya

Pengertian Travellers Cheque 


Pengertian Travellers Cheque (TC) atau yang dikenal juga dengan cek wisata ialah cek yang dipakai oleh orang yang hendak berpergian atau sering dibawa oleh turis atau wisatawan. Travellers cheque diterbitkan dalam pecahan-pecahan tertentu, ibarat halnya dengan uang kartal dan diterbitkan dalam mata uang rupiah dan mata uang asing. Pecahan travellers cheque dimulai dari Rp50.000,- hingga dengan Rp25.000.000,- tergantung dari bank yang menerbitkannya.

Penggunaan travellers cheque sanggup dibelanjakan di banyak sekali kawasan terutama cabang bank yang mengeluarkan travellers cheque tersebut. Di samping itu, travellers cheque juga sanggup diuangkan di banyak sekali bank lain atau kawasan perbelanjaan tertentu. 

Travellers cheque yang diterbitkan dalam mata uang absurd dalam setiap transaksinya baik transaksi penjualan maupun transaksi pembelian memakai kurs. Kurs yang dipakai baik dalam pembelian maupun dalam penjualan travellers cheque valas ialah kurs devisa umum.

Travellers cheque juga sering dipakai sebagai hadiah atau cendera mata kepada rekan-rekan nasabah. Hal ini disebabkan kurang etis bila memperlihatkan hadiah dalam bentuk tunai. Namun remaja ini penggunaan travellers cheque sudah mulai berkurang lantaran adanya alat pembayaran lain yang lebih gampang dan mudah ibarat kartu kredit.


Keuntungan travellers cheque


Keuntungan atau manfaat penggunaan travellers cheque terutama bagi mereka yang suka berpergian atau berwisata antara lain :
  1. Memberikan akomodasi berbelanja, lantaran travellers cheque sanggup dibelanjakan atau diuangkan di banyak sekali tempat.
  2. Mengurangi resiko kehilangan uang lantaran setiap travellers cheque yang hilang sanggup diganti.
  3. Memberikan rasa percaya diri, lantaran si pemakai travellers cheque dilayani secara prima.
  4. Dapat dijadikan cendera mata atau hadiah untuk teman, kolega, atau nasabah
  5. Biasanya untuk pembelian travellers cheque, tidak dikenakan biaya, begitu pula pada dikala pencairannya, namun hal ini sangat tergantung dari bank yang menerbitkannya.

Jenis-jenis travellers cheque yang beredar sanggup dilihat dari segi mata uang, antara lain :
  1. Travellers cheque mata uang rupiah.
  2. Travellers cheque dalam valuta asing, untuk travellers cheque dalam valuta absurd diterbitkan oleh bank yang berstatus bank devisa.

Antara travellers cheque dengan cek biasa terdapat beberapa perbedaan. Travellers cheque merupakan cek wisata sedangkan cek merupakan cek yang diperoleh seseorang dengan membuka rekening giro di suatu bank. Meskipun dalam banyak hal terdapat perbedaan, namun mempunyai fungsi yang relatif sama, yaitu sebagai alat pembayaran.

 atau yang dikenal juga dengan cek wisata ialah cek yang dipakai oleh orang yang hendak Pengertian Travellers Cheque atau Cek Wisata dan Keuntungannya


Perbedaan antara cek dan travellers cheque sanggup dilihat pada tabel di bawah ini :

Cek/ cheque
Travellers cheque
Umurnya maksimal 70 hari
Umurnya tidak dibatasi, tergantung bank yang menerbitkannya
Hanya sanggup diuangkan pada bank di mana dibuka rekening
Dapat dibelanjakan dan diuangkan di banyak sekali kawasan yang punya hubungan dengan bank yang mengeluarkannya
Besarnya nilai cek ditulis pada dikala penerbitan cek
Besarnya nilai travellers cheque sudah tertulis bentuk penggalan tertentu
Dikenakan bea materai
Tidak dikenakan bea materai
Tanda tangan dibubuhkan ooada dikala penerbitan cek
Tanda tangan dibubuhkan dua kali, yaitu pada dikala pembelian dan pencairan
Dapat ditandatangani lebih dari dua orang
Hanya ditandatangani oleh satu orang yang berhak
Cek biasa pada hakikatnya ialah pencairan simpanan di bank
Travellers cheque  pada hakikatnya bukan  berasal dari simpanan di bank
Cek biasa bila hilang, maka tidak sanggup digantikan
Travellers cheque bila hilang sanggup diganti sesuai dengan nominal yang hilang tersebut


Demikianlah klarifikasi mengenai travellers cheque. Semoga goresan pena ini bermanfaat untuk kita semua dan meningkatkan pemahaman mengenai pengertian travellers cheque, manfaat travellers cheque dan jenis-jenis travellers cheque.