Apa pengertian kaidah aturan ? aturan sebagai kaidah atau peraturan bertingah laris di dalam masyarakat. Hukum merupakan seperangkat sikap tindak atau perikelakuan insan itu sendiri. Hukum sebagai kaidah atau norma sosial, tidak lepas dari nilai-nilai yang berlaku di dalam suatu masyarakat, dan bahkan sanggup dikatakan bahwa aturan merupakan pencerminan dan konkritisasi dari nilai-nilai yang pada suatu dikala berlaku di dalam masyarakat.
Soerjono Soekanto menyampaikan bahwa aturan sebagai kaidah merupakan patokan perikelakuan atau sikap tindak yang tidak sepantasnya. Patokan tersebut memperlihatkan pedoman, bagaimana seharusnya insan berperikelakuan atau bersikap tindak.
Kaidah aturan ialah kaidah atau peraturan yang dibentuk oleh penguasa negara, yang isinya mengikat setiap orang dan berlakunya sanggup dipaksakan oleh abdnegara negara dan pelaksanaannya sanggup dipertahankan, contohnya :
- Barang siapa dengan kekerasan atau bahaya kekerasan memaksa wanita bukan istrinya bersetubuh dengan dia, dihukum, alasannya ialah memperkosa dengan eksekusi penjara selama-lamanya dua belas tahun (Pasal 285 KUHP).
- Tiap-tiap perikatan untuk berbuat sesuatu, atau untuk tidak berbuat sesuatu, apabila si berutang tidak memenuhi kewajibannya, mendapat penyelesaian dalam kewajiban memperlihatkan pergantian biaya, rugi, dan bunga. (Pasal 1293 KUH Perdata)
- Perkawinan ialah sah, apabila dilakukan berdasarkan aturan masing-masing agamanya dan kepercayaannya (Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974).
Berdasarkn pola di atas, bahwa hukuman dari kaidah aturan ialah secara tegas sanggup dipaksakan oleh abdnegara negara sehingga kaedah aturan diperlukan sanggup menjamin terciptanya ketertiban dan keadilan dalam masyarakat. Dengan demikian, kaidah aturan bertujuan untuk mencapai kedamaian dalam pergaulan manusia.
Jadi, nilai mendasar daripada kaedah aturan ialah memelihara perdamaian hidup bersama, dan nilai aktualnya ialah siapa membeli harus membayar. Nilai-nilai yang mendasar ialah nilai yang bersifat universal, dan menjadi dasar dari kaidah yang bersangkutan, dan nilai actual merupakan perwujudan dari nilai mendasar dalam sikap tindak/ sikap insan secara nyata.
Persamaan kaidah aturan dengan kaidah sosial lainnya
Apa persamaan antara kaidah aturan dengan kaidah sosial lainnya ibarat kaidah agama, kaidah kesusilaan dan kaidah kesopanan ?
Persamaan kaidah aturan dengan kaidah sosial lainnya terletak pada maksud dari kaidah aturan itu sendiri dan kaidah sosial lainnya yang sama-sama melindungi kepentingan perorangan maupun umum, sehingga terdapat tata tertib dalam masyarakat.
Persamaan antara kaidah aturan dan kaidah kesopanan antara lain :
- Memandang insan sebagai makhluk sosial.
- Sudah puas dengan perbuatan lahiriah saja.
- Heteronom (dikhendaki masyarakat).
- Memberikan kesempatan pihak yang bersangkutan untuk mengadakan reaksi.
- Sama mempunyai wilayah berlakunya.
Perbedaan kaidah aturan dengan kaidah sosial lainnya
Perbedaan antara kaidah aturan dengan kaidah agama dan kaidah kesusilaan sanggup ditinjau dari beberapa segi sebagai berikut :
- Ditinjau dari tujuannya, kaidah aturan bertujuan untuk membuat tata tertib masyarakat dan melindungi insan beserta kepentingannya, sedangkan kaidah agama dan kaidah kesusilaan bertujuan untuk memperbaiki eksklusif insan biar menjadi insan ideal.
- Ditinjau dari sasarannya kaidah aturan mengatur tingkah laris insan dan diberi hukuman bagi setiap pelanggarnya, sedangkan kaidah agama dan kaidah kesusilaan mengatur sikap batin mausia sebagai pribadi. Kaidah aturan mengkehendaki tingkah laris insan sesuai dengan aturan, sedangkan kaidah agama dan kaidah kesusilaan mengkehendaki sikap batin setiap insan itu baik.
- Ditinjau dari sumber sanksinya, kaidah aturan dan kaidah agama sumber sanksinya berasal dari luar dan dipaksakan oleh kekuasaan dari luar diri insan (heteronom), sedangkan kaidah kesusilaan sanksinya berasal dan dipaksakan oleh bunyi hati masing-masing pelanggaran (otonom).
- Ditinjau dari kekuasaan mengikatnya, pelaksanaan kaidah aturan dipaksakan secara nyata oleh kekuasaan dari luar, sedangkan pelaksanaan kaidah agama dan kesusilaan pada asasnya tergantung pada yang bersangkutan sendiri.
- Ditinjau dari isinya, kaidah aturan memperlihatkan hak dan kewajiban (atributif dan normative), sedangkan kaidah agama dan kesusilaan hanya memperlihatkan kewajiban saja (normative).
Perbedaan kaidah aturan dengan kaidah kesopanan ialah sebagai berikut :
- Kaidah aturan memperlihatkan hak dan kewajiban, sedangkan kaidah kesopanan hanya memperlihatkan kewajiban saja.
- Sanksi kaidah aturan sanggup dipaksakan oleh masyarakat secara resmi, hukuman kaidah kesopanan dipaksakan oleh masyarakat secara tidak resmi.
Perbedaan antara kaidah kesopanan dengan kaidah agama dan kaidah kesusilaan antara lain :
- Asalnya kaidah kesopanan dari luar diri manusia, kaidah agama dan kaidah kesusilaan berasal dari eksklusif manusia.
- Kaidah kesopanan berisi aturan yang ditujukan kepada sikap lahir manusia. Kaidah agama dan kaidah kesusilaan berisi aturan yang ditujukan kepada sikap batin manusia.
- Tujuan kaidah kesopanan menertibkan masyarakat biar tidak ada korban, kaidah agama dan kaidah kesusilaan bertujuan menyempurnakan insan biar tidak menjadi insan jahat.
Demikianlah klarifikasi mengenai pengertian kaidah aturan serta perbedaan kaidah aturan dengan kaidah sosial lainnya juga persamaan antara kaidah aturan dengan kaidah sosial lain. Semoga bermanfaat.